Breaking News:

Tribun Sinjai

Triwulan I 2021, Masih Ada 47% APBN yang Belum Terserap di Kabupaten Sinjai

Triwulan I 2021, Masih Ada 47% APBN yang Belum Terserap di Kabupaten Sinjai

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Sinjai, Anas Fazri 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sinjai, Anas Fazri mengungkap masih terdapat 47% persen Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang belum terserap untuk triwulan I tahun 2021.

Sampai dengan semester I tahun 2021 telah menyalurkan dana APBN sebesar Rp 149.641.597.589 atau 29,02% dari total pagu sebesar Rp 515.703.305.000.

Realisasi tersebut merupakan belanja pemerintah pada 24 Satuan Kerja (Satker) Kementerian/Lembaga (K/L) serta penyaluran Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Kabupaten Sinjai.

Penyaluran dana APBN di Kabupaten Sinjai masih didominasi oleh realisasi anggaran dari Satker K/L yaitu sebesar Rp 94.610.137.489 atau 45,38% dari total pagu K/L.

Sedangkan realisasi dari TKDD baru mencapai Rp 55.031.460.100 atau 17,91% dari total pagu TKDD.

Berdasarkan komponen belanjanya, penyerapan anggaran terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 65.345.822.827 atau 60,71%.

Belanja barang sebesar Rp 19.620.618.520 atau 36,89%, dan belanja modal sebesar Rp 9.643.696.142 atau 20,23%.

Dana Desa sebesar Rp 40.774.283.600 atau sebesar 55,83% serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp 14.257.176.500 atau 6,09% dari pagu.

Untuk realisasi belanja pegawai sudah sangat tinggi mengingat adanya pembayaran THR dan gaji ke-13 tahun 2021.

Ditambah lagi pada bulan Juni 2021 ada pembayaran rapel selisih Tunjangan Kinerja (TK) dengan Tunjangan Profesi Guru (TPG) sejak tahun 2015.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved