Breaking News:

Tribun Sulsel

Kadisnakertrans Sulsel Harap Ada Koordinasi PT Huadi dan Pemerintah

kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Harap Ada Koordinasi PT Huadi dan Pemerintah

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif
Humas Pemprov Sulsel
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Andi Darmawan Bintang, Kepala Dinas Kominfo SP Sulsel Amson Padolo, Mewakili Imigrasi Makassar Ardiyanto, Kepala Dinas Tenaga Kerja Bantaeng Irvandi, dan pihak Imigrasi berkunjung ke Kantor PT Huadi Nickel - Alloy Indonesia di Bantaeng Sulsel, Senin (5/7/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dinilai kecolongan saat 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok tiba di Sulsel, saat Pandemi Covid-19 meningkat dan surat edaran terkait ketentuan pemeriksaan Swab RT-PCR bagi pelaku perjalanan di Provinsi Sulsel dikeluarkan, Jumat (2/7/2021) lalu.

Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman telah meneken surat edaran nomor 443.2/6332/Dinkes dan dijalankan pada Sabtu (3/7/2021).

Dimana seluruh pelaku perjalanan luar negeri dan atau dalam negeri diwajibkan melakukan test Swab RT - PCR sebagai persyaratan masuk ke wilayah Sulawesi Selatan baik melalui udara, laut maupun darat antar Provinsi.

Semua pelaku perjalanan yang masuk ke wilayah Sulawesi Selatan wajib melakukan isolasi mandiri selama 5 hari sebelum kembali beraktivitas seperti biasa.

Seperti diketahui, edaran tersebut diteken Andi Sudirman Jumat (2/7/2021).

Sementara 20 TKA tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Sabtu (3/7/2021) malam dan langsung dibawa ke Bantaeng.

20 TKA baru di rapid antigen dan Swab saat tiba di Bantaeng.

Dalam rilis Humas Bantaeng, Tim Satuan Tugas Percepatan penanganan Covid-19 di Bantaeng langsung melakukan swab antigen dan Swab PCR kepada 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk di PT Huady Nickel Alloy Kabupaten Bantaeng.

Mereka langsung dikarantina sambil menunggu hasil swab PCR tersebut. 

"Sejak Sabtu, kita sudah melakukan swab antigen. Hasilnya tidak ada yang reaktif tetapi kita juga sudah melakukan swab PCR. InsyaAllah sebentar malam hasilnya sudah ada," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan dalam rilisnya ke tribun-timur.com, Senin (5/7/2021).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulsel, Andi Darmawan Bintang beserta, Kepala Dinas Kominfo SP Sulsel Amson Padolo, Kepala Dinas Tenaga Kerja Bantaeng Irvandi, dan pihak Imigrasi turun langsung ke Huadi Nickel - Alloy di Kabupaten Bantaeng, untuk melakukan klarifikasi dan mengecek legalitas dokumen para TKA, Senin (5/7/2021).

Dalam rilis Humas Pemprov, Darmawan telah melakukan klarifikasi.

"Jadi kedatangan kami untuk melakukan klarifikasi, agar tidak ada lagi simpang siur informasi di masyarakat. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM oleh pemerintah," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, ia berharap ke depannya sudah ada koordinasi yang baik antara perusahaan dan pemerintah.

"Khususnya dalam melaporkan mengenai tenaga kerja mereka. Sekarang semua sudah clear, tidak ada lagi simpang siur informasi," jelasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved