Breaking News:

Tribun Sinjai

Penjelasan Kadis Pendidikan Sinjai Soal Rencana Sekolah Tatap Muka

Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menyampaikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah siap dilakukan secara terbatas.  

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
ist
Guru salah satu sekolah di Sinjai sedang bersiap membawakan soal ujian semester kepada muridnya di tengah pandemi covid-19 beberapa waktu lalu 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menyampaikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah siap dilakukan secara terbatas.  

Untuk memulai PTM tersebut, ia sudah melakukan berbagai persiapan dengan menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP).

" Kami sudah siap mewujudkan PTM itu secara terbatas," kata Kepala Dinas Pendikan Sinjai, A Jefriyanto Asapa, Sabtu (3/7/2021).

Selain SOP, satuan pendidikan di Sinjai juga menyiapkan tempat cuci tangan untuk guru dan peserta didik baik murid maupun siswa SD dan SMP.

Hanya saja pelaksanaan PTM itu bergantung pada zona penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sinjai.

Sebab beberapa hari lalu Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaeman menerbitkan surat kepada bupati dan walikota dan para dinas pendidikan di kabupaten-kota di Sulsel.

Surat edaran untuk kembali mengkaji rencana PTM mengingat Sulsel masih dalam zona kuning penyebaran Covid-19.

Sehingga ia mengharapkan kerjasama kepada seluruh masyarakat untuk bersatu dalam menekan penyebaran Civid-19 agar PTM bisa dilakukan di tahun ajaran baru ini.

Sebelumnya Dinas Pendidikan bersama satuan pendidikan di Sinjai sudah uji coba melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas di setiap sekolah.

Dalam uji coba PTM tersebut satu sekolah yang dicabut uji coba penerapan PTMnya. Sebab melanggar SOP pemberlakuan PTM yakni berkerumunnya siswa di sekolah tersebut.

Sekolah itu adalah SMPN 15 Kabupaten Sinjai.

Para guru dan pegawai di sekolah itu tidak memberikan edukasi pencegahan covid kepada siswa di sekolah tersebut.

Sebelumnya juga Kementerian Agama (Kemenag) Sinjai ditegur oleh Satgas Covid-19 karena membuka pembelajaran sekolah di masa pandemi covid.

Oleh Satgas Covid-19 di Sinjai kembali meminta Kemenag untuk memberlakukan pembelajaran secara luring dan luar jaringan.

Saat ini jumlah penderita covid-19 secara total di Kabupaten Sinjai 2.951 orang dan sembuh 2.883 orang dan meninggal dunia 23 orang. (*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved