Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Ibu dan Anak Berebut Tanah Warisan di Luwu Utara Sudah 3 Kali Dimediasi Kades

Perkara ibu dan anak berebut tanah warisan di Desa Kalotok, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sedang ramai diperbincangkan

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/CHALIK MAWARDI
Juarni warga Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Perkara ibu dan anak berebut tanah warisan di Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sedang ramai diperbincangkan 

TRIBUNLUTRA.COM, SABBANG SELATAN - Perkara ibu dan anak berebut tanah warisan di Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sedang ramai diperbincangkan

Itu setelah video Juarni (60) menangis karena digugat oleh anak kandungnya terkait tanah warisan baru-baru ini viral.

Kepala Desa Kalotok, Jusman, mengatakan perkara ini sudah berlangsung lama.

Pemerintah desa bahkan sudah tiga kali melakukan mediasi.

"Kita sudah tiga kali mediasi, tapi tidak ada kesepakatan," kata Jusman kepada sejumlah wartawan, Sabtu (3/7/2021) siang.

Jusman mengaku tidak berpihak kepada salah satu kubu.

Namun ia tetap berharap kedua kubu bisa menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

"Tentu kami berharap bisa diselesaikan secara baik," tuturnya.

Video Juarni menangis baru-baru ini viral.

Video itu diunggah akun Facebook Salman Al Faiz milik Wakil Ketua II DPRD Luwu Utara Karemuddin.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved