Tribun Enrekang

Transaksi Narkoba, Pemuda Asal Kecamatan Alla Diciduk Satres Narkoba Polres Enrekang

Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Enrekang menangkap seorang pemuda karena kedapatan membawa barang haram berupa sabu.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
ist
Pemuda itu berinisial RA (39) warga Kelurahan Buntu Sugi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang ditangkap karena mengonsumsi Narkotika 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Masyarakat Kabupaten Enrekang harus mewaspadai akan peredaran Narkotika di kalangan pemuda.

Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Enrekang menangkap seorang pemuda karena kedapatan membawa barang haram berupa sabu.

Pemuda itu berinisial RA (39) warga Kelurahan Buntu Sugi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang.

Pemuda RA pun kini terpaksa harus berurusan dengan pihak Stares Narkoba Polres Enrekang.

Kasat Res Narkoba Polres Enrekang, Iptu Baharullah K mengatakan, pelaku ditangkap oleh Satres Narkoba Polres Enrekang di jalan Poros Enrekang-Toraja, Selasa (29/06/2021) lalu.

Menurutnya, kronologis penangkapan terhadap pelaku berawal dari informasi dari masyarakat.

"Berdasarkan informasi yang kami dapat, sehingga kami bergerak cepat lakukan pencegatan pelaku saat transaksi di jalan poros Enrekang-Toraja tepatnya disekitar pekarangan BRI unit alla," kata Iptu Baharullah kepada TribunEnrekang.com, Jumat (02/07/2021) sore.

Iptu Baharullah mengatakan, setiba di lokasi pencegatan, Personel Polres Enrekang langsung meringkus salah satu pelaku saat sedang bertransaksi.

RA sendiri saat itu sedang bertransaksi dengan pelaku lainnya yang menjadi penyedia barang haram tersebut.

"Jadi mereka kami tangkap tanpa perlawanan di lokasi pencegatan itu dan salah satunya berhasil melarikan diri," ujar IPTU Baharullah, K.

Ia menambahkan, dari tangan pelaku didapati barang bukti berupa shabu-shabu seberat 0.32 gram

Berdasarkan hasil keterangan awal, pelaku sudah sering kali mengkonsumsi barang haram tersebut.

"Barang itu mereka dapatkan dari seseorang yang sudah kami kantongi identitasnya," jelas Iptu Baharullah K.

Iptu Baharullah menegaskan, keedua pelaku akan dijerat undang-undang Narkotika no 35 tahun 2009, Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1).

Dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara.

"Kita imbau masyarakat agar mewaspadai peredaran Narkotika, karena sekarang sasarannya juga sudah mengerah ke daerah pelosok," tambahnya. (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved