Breaking News:

Tribun Bantaeng

Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur di Bantaeng Belum Ditahan

Terduga kasus pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Bantaeng telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Abdul Haris Nicolaus. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Terduga pelaku kasus pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Bantaeng telah ditetapkan sebagai tersangka.

Terduga pelaku inisial S alias C (37) yang telah diketahui telah beristri.

Sementara korbannya anak di bawah umur inisial F (13).

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Abdul Haris Nicolaus saat ditemui di ruangannya, Kamis (1/7/2021) sore.

Dijelaskan, dalam penanganan kasus itu telah dinaikkan statusnya menjadi penyidikan pada 3 Juni 2021.

"Prosesnya setelah laporan pada tanggal 1, pada tanggal 3 kita sudah naikkan ke sidik," ujarnya.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, S belum ditahan oleh penyidik Polres Bantaeng.

Namun Haris tidak menjelaskan alasan tidak dilakukannya penahanan.

"Kalau masalah penahanan masih belum, kalau tersangka iya. Nanti kita buka secara terang benderang," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Polres Bantaeng mendapat sorotan karena dinilai lambat menangani kasus pencabulan di Kabupaten Bantaeng.

Sorotan itu disampaikan dalam bentuk aksi unjuk rasa oleh para aktivis yang tergabung Solidaritas Peduli Kemanusiaan di depan Mapolres Bantaeng pada, Rabu (16/6/2021) siang.

Mereka membawa spanduk yang bertuliskan "Tangkap dan Adili Pelaku Pemerkosaan".

Seorang aktivis, Aldi Naba mengatakan, pihak Polres Bantaeng dinilai lamban menangani kasus tersebut.

Padahal pihak korban telah melaporkan kasus tersebut pada 1 Juni 2021.

Laporan wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved