Breaking News:

Tribun Maros

Curah Hujan Tinggi Padahal Maros Masuk Musim Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Maros, Rakhmat Prasetia mengatakan saat ini masih musim kemarau .

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
BMKG Maros
Potensi hujan akhir Juni dan prediksi hujan awal Juli 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau sejak April yang lalu.

Namun sepekan terakhir, Kabupaten Maros selalu diguyur hujan.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Maros, Rakhmat Prasetia mengatakan saat ini masih musim kemarau .

"Ini belum memasuki musim hujan karena masih kemarau. Puncak musim kemarau baru akan terjadi bulan Juli dan Agustus," ujar Rakhmat Prasetia saat dihubungi via telepon, Rabu (30/06/21) siang.

Hujan yang terjadi disela musim kemarau tersebut adalah hal yang normal.

Penyebabnya ialah adanya fenomena MJO yang disebabkan adanya gangguan tropis skala regional dan lokal sekitar wilayah Sulsel yang menyebabkan potensi hujan.

"Jadi di wilayah indonesia khususnya di wilayah kita ada semacam gangguan tropis yang membuat hujan agak lama," tuturnya.

Diprediksi fenomena MJO, akan terus berlangsung hingga awal bulan Juli.

"Intensitas hujannya tidak selebat saat musim hujan dan durasinya mingguan. Prediksinya fenomena ini akan terus berlangsung hingga awal bulan Juli mendatang," jelasnya.

Menurutnya ada semacam pergerakan masa udara dari Barat ke Timur melintang di jarak tropis yang membawa massa uap air.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved