Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Warga Seberang Danau Towuti Luwu Timur Belum Bisa Nikmati Jaringan Telepon dan Internet

Warga di wilayah seberang Danau Towuti, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) krisis jaringan akses telepon dan internet.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
Warga Seberang Danau Towuti Luwu Timur Belum Bisa Nikmati Jaringan Telepon dan Internet
ist
Ramna Minggus

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Warga di wilayah seberang Danau Towuti, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) krisis jaringan akses telepon dan internet.

Desa tersebut antara lain Lioka, Matompi, Tokalimbo, Bantilang, Rante Angin dan Desa Masiku.

Anggota DPRD Luwu Timur, Ramna Minggus mengatakan, masyarakat di desa tersebut kesulitan mengakses jaringan.

"Masih setengah mati pi orang disana akses jaringan telepon dan internet, khususnya di Masiku," kata Ramna kepada TribunLutim.com via telepon, Selasa (29/6/2021) sore.

"Begitupun dengan desa lain di wilayah seberang Danau Towuti," ujar legislator Golkar ini.

Ramna mengaku, ia sudah menemui pihak Telkomsel di Kota Makassar untuk menyampaikan keluhan warga disana.

Ramna mengatakan, sejak daerah di seberang Danau Towuti terbentuk, belum pernah dimasuki peralatan jaringan dari provider.

"Jadi sejak terbentuk itu daerah belum pernah masuki jaringan," katanya.

Dalam pertemuannya dengan Telkomsel, Ramna meminta agar daerah tersebut bisa dibenahi terkait persoalan jaringan.

"Dan pihak Telkomsel berjanji mau datang meninjau dan cek daerah kesulitan jaringan ini," imbuhnya.

Warga di wilayah seberang danau bila ingin menelpon beberapa diantaranya harus pergi ke dermaga.

Sebab di daerah dermaga akses jaringan telepon ada, walaupun saat menelpon kadang hilang-hilang.

Daerah krisis jaringan internet dan telepon ini terkenal sebagai penghasil lada. Perkebunan lada tersebar di desa-desa ini.

Berdasarkan data Dinas Pertanian tahun 2018, Kecamatan Towuti yang paling luas lahan merica atau ladanya dengan 3,832 ha.

Kemudian Wasuponda 699 ha, Burau 262 ha, Malili 278 ha. Selain itu, Tomoni 168 ha, Nuha 130 ha, Wotu 102 ha dan sisanya tersebar di kecamatan lain.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved