Breaking News:

Tribun Bulukumba

Divonis Satu Tahun, Terpidana Kasus Penjualan Tahura di Bulukumba Ditahan di Lapas Makassar

Terpidana kasus penjualan lahan Taman Hutan Raya (Tahura) di Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
ist
Kasi Pidsus Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Terpidana kasus penjualan lahan Taman Hutan Raya (Tahura) di Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba.

Itu dilakukan setelah diterimanya putusan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) bernomor 26K/Pidsus/2021 tertanggal 14 April 2021.

Terpida kasus penjualan tanah negara yang dieksekusi hari ini, Selasa (29/6/2021) adalah Abbas Mustari.

Abbas merupakan Mantan Camat Bontobahari. 

Dalam kasus ini, dia berperan sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) dan juga menerbitkan akta jual beli (AJB) di lahan Tahura itu.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni mengatakan, Abbas Mustari kini telah resmi ditahan.

Abbas Mustari di tahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar.

"Iya, kami sudah terima putusan MA RI nomor 26K/Pidsus/2021 tanggal 14 April 2021. Dan terpidana Abbas Mustari telah kami eksekusi ke Lapas Kelas I Makassar pada hari ini, Selasa 29 juni 2021," jelas Thirta melalui pesan WhatsApp, Selasa (29/6/2021).

Ia divonis 1 tahun penjara dipotong masa tahanan.

Ada tiga terpidana dalam kasus ini, selain Abbas Mustari, juga ada Muhammad Najib dan Muhammad Usman (almarhum).

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved