Tribun Sinjai

Pasca Segel Sekretariat, Kader Partai Golkar Sinjai Bakal Mengadu ke Mahkamah Konstitusi Partai

Sejumlah kader Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Sinjai, akan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi Partai Golkar di Jakarta.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
Sekretaris Pimpinan Kecamatan (Pimcam) Partai Golkar Kecamatan Bulupoddo, Erni Dottoro saat masih duduki Sekretariat DPD II Golkar Sinjai, Sabtu (26/6/2021) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Sejumlah kader Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Sinjai, akan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi Partai Golkar di Jakarta.

Langkah itu dilakukan setelah mereka merasa dizalimi oleh pengurus DPD II Golkar Sinjai dan DPD I Golkar Sulawesi Selatan.

Mereka tidak dilibatkan dalam Musyawarah Daerah (MUsda) Golkar Sinjai.

"Kami akan lanjutkan masalah ini ke Mahkamah Partai pekan depan, kami akan antar bukti gugatan kami," kata kata Sekretaris Pimpinan Kecamatan (Pimcam) Partai Golkar Bulupoddo, Erni Dottoro, Senin (28/6/2021).

"Mudah-mudahan masih ada keadilan yang tersisa untuk orang-orang yang terzalimi karena keegosian dan ambisi," katanya.

Sebelumnya kader Golkar asal lima kecamatan itu di Sinjai menduduki Sekretariat Partai Golkar di Jl A. Abd Latief, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara.

Kader Partai Golkar Sinjai asal lima kecamatan tersebut berasal dari Kecamatan Bulupoddo, Pulau Sembilan, Kecamatan Sinjai Pulau Sembilan, Kecamatan Sinjai Barat, Kecamatan Sinjai Borong dan Kecamatan Sinjai Timur.

Mereka mulai menduduki kantor Partai Golkar Sinjai pada Jumat (25/6/2021) dan berakhir kemarin Minggu (27/6/2021).

Selain menduduki kantor itu, tampak kader dari lima kecamatan tersebut memasang spanduk yang bertuliskan  Adnan Purichta Ichsan Gubernurku, Tolak Taufan Pawe.

Mereka juga melakukan tulisan (coretan) mulai dari pagar depan kantor, dinding kantor depan hingga aula rapat Sekretariat Partai Golkar.

Beberepa pot bunga juga tergeletak di bagian kiri dalam kantor tersebut.

" Aksi pendudukan kami hanya sampai hari Minggu, begitu penyampaian awal kami di Polres," kata Sekretaris Pimpinan Kecamatan (Pimcam) Partai Golkar Kecamatan Bulupoddo, Erni Dottoro.

Dia mendududuki kantor tersebut selama tiga hari. Sebab rencana awal jadwal Musda digelar hari Minggu kemarin.

Erni Dottoro menyebut bahwa mereka tidak dilibatkan dalam Musda karena tidak menyetujui aklamasi Andi Kartini Ottong.

Sebelumnnya, Andi Kartini terpilih memimpin Partai Golkar Sinjai lima tahun kedepan.

Ia terpilih aklamasi setelah tidak ada kader lain yang mendaftar sebagai calon ketua.

Taufan Pawe meminta Kartini Ottong mempersiapkan diri untuk maju sebagai Calon Bupati di Pilkada 2024 Sinjai mendatang melawan incumbent Bupati Andi Seto Gadhista Asapa. (*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved