Breaking News:

Tribun Makassar

ADPERTISI Latih Dosen Perguruan Tinggi Swasta Buat Penelitian Kuantitatif

Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) melakukan pelatihan Metode Penelitian Kuantitatif

Penulis: Siti Aminah | Editor: Suryana Anas
Rilis
Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) melakukan pelatihan Metode Penelitian Kuantitatif, Senin (2862021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) melakukan pelatihan kepada dosen perguruan tinggi swasta se-Indonesia.

Pelatihan dilakukan secara online dengan tema 'Pelatihan Metode Penelitian Kuantitatif'.

Ketua Umum ADPERTISI, Buyung Romadhoni mengatakan, kegiatan ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat penelitian di kalangan dosen.

Khususnya dosen di perguruan tinggi swasta. Minatnya harus dipacu agar lebih produktif.

"Dosen-dosen perguruan tinggi swasta masih rendah minatnya meneliti. Karena itu kami mewadahi mereka," ucap Buyung Romadhoni  lewat rilis yang diterima  Tribun, Senin (28/6/2021)

Kegiatan ini diikuti lebih dari 80 peserta.

Menjadi kegiatan rutin dari ADPERTISI untuk meningkatkan potensi para dosen khususnya di bagaian kepenulisan dan penelitian.

Tujuannya, untuk menunjang aktivitas dosen dalam pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Selain itu, dosen dituntut untuk selalu mengembangkan keilmuannya memperdalam ilmu. 

"Workshop metodologi penelitian yang dilaksanakan hari ini sebagai salah satu bagian dari langkah tersebut,” ucapnya.

Menurutnya, kemampuan dalam menulis karya ilmiah, menjadi hal yang sangat penting 

Kemampuan tersebut menjadi salah satu pendukung dalam menunjang jenjang karir akademik sebagai seorang dosen.

Disamping itu, penelitian dan penulisan yang sesuai disiplin ilmu akan menjadi bukti pemahaman seseorang itu terhadap pengetahuan yang ia tekuni.

Lebih lanjut dijelaskannya, jika sebagai seorang dosen atau pendidik, tentunya harus mempunyai cita-cita untuk meraih puncak karir akademik yang tertinggi, yakni menjadi seorang Guru Besar atau profesor.

Sekadar informasi, pelatihan ini menghadirkan dosen senior UMI Makasar Kasnaeny, dan dosen dan praktisi peneliti dari  UNIFA Makassar untuk Technical Science Ismail Marzuki. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved