Breaking News:

Tribun ulukmba

Sidang Kasus Korupsi Kapal Nelayan di Bulukumba, JPU Bakal Hadirkan Saksi dari Kementerian Kelautan

Kasus dugaan korupsi Bantuan Kapal Nelayan 30GT, di Dinas Perikanan dan Kelautan Bulukumba 2012 sudah berproses di Pengadilan Negeri (PN)

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI
Kasi Pidsus Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kasus dugaan korupsi bantuan kapal nelayan 30GT, di Dinas Perikanan dan Kelautan Bulukumba 2012 sudah berproses di Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

Sebelumnya, kasus ini telah memeroses satu orang tersangka yakni H Sabir. Sabir merupakan kepala dinas saat itu.

Proses persidangannya telah dilakukan lebih dari lima kali.

Dan saat sidang mulai berjalan, H Arifuddin yang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2016 silam, juga berhasil ditangkap.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni mengatakan, pihaknya bakal mengahadirkan saksi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk bersaksi.

Termasuk juga Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) tahun 2012 lalu.

"Sebenarnya kami sudah panggil tiga orang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tapi saat persidangan beberapa waktu lalu, hanya satu yang hadir," jelas Thirta, Jumat (25/6/2021).

Olehnya itu, Thirta mengaku kembali bersurat ke kementerian untuk menghadirkan dua saksi lainnya.

Mereka diminta untuk menjelaskan mengenai pedoman pengadaan kapal.

Sekadar diketahui, ada dua terdakwah dalam kasus ini, yakni H Arifuddin dan H Sabir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved