Breaking News:

Tribun Enrekang

Keluar dari Penjara, Mantan Sekdis PU Enrekang Laporkan Kepala BPBD ke Kejati Sulsel

Setelah bebas usai menjalani masa hukumannya, Mantan Sekdis PU Enrekang, Syarifuddin melaporkan kembali mantan Kepala Dinasnya

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ASIZ ALBAR
Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Enrekang, Kelurahan Puserren, Kecamatan Enrekang 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Setelah bebas usai menjalani masa hukumannya, Mantan Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Enrekang, Syarifuddin kembali mengungkap kembali kasus yang menjeratnya.

Dirinya telah melaporkan kembali mantan Kepala Dinasnya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel atas dugaan tindak pidana korupsi.

Syarifuddin sendiri merupakan eks Narapidana korupsi pada kasus pekerjaan peningkatan rehabilitasi ruas Jalan Pabaian-Tombang, Kecamatan Baroko, Kabupaten Enrekang 2016 lalu.

Ia telah menjalani hukuman 1 tahun penjara setelah dinilai melanggar pasal 3 UUPTK yang mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 692 juta.

Namun, setelah menghirup udara bebas Syarifuddin melaporkan mantan Kadis PUPR, Abdullah yang saat ini menjabat sebagai Kadis BPBD Enrekang, ke Kejati Sulsel atas dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada kasus yang sama.

Syarifuddin mengatakan, mantan Kadis PUPR Enrekang itu juga harus bertanggung jawab atas kasus tersebut. 

Sebab, menurutnya mantan atasannya itu ikut menandatangani surat perintah membayar (SPM) yang mengakibatkan kerugian negara.

“Saya dianggap bersalah karena menandatangani SPM yang mengakibatkan kerugian negara," kata Syarifuddin saat ditemui TribunEnrekang.com, Jumat (25/6/2021) siang.

"Nah, saat itu bukan cuma saya tandatangan tapi mantan kadis juga, karena dia memang selaku pengguna anggaran. Terus kenapa cuma saya yang dihukum,” tambahnya.

Saat itu dirinya menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek tersebut. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved