Breaking News:

Tribun Bantaeng

Dua Terdakwa Korupsi Rehab Ruang SD di Bantaeng Divonis 20 Bulan Penjara

Dua terdakwa kasus korupsi proyek rehabilitasi ruang belajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bantaeng telah diputus bersalah.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Sudirman
Dua Terdakwa Korupsi Rehab Ruang SD di Bantaeng Divonis 20 Bulan Penjara
ist
Muhammad Nasir Madong dan Hamka Malik terdakwa kasus korupsi proyek Rehabilitasi Ruang Belajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bantaeng tahun 2017.

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Dua terdakwa kasus korupsi proyek rehabilitasi ruang belajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bantaeng telah diputus bersalah.

Kedua terdakwa adalah Muhammad Nasir Madong dan Hamka Malik.

Putusan kedua terdakwa itu dibacakan oleh Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Makassar, Senin, (8/6/2021).

Hal itu disampaikan oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng, Azhar.

"Sidang agenda pembacaan putusan kasusnya sudah selesai," kata Azhar saat ditemui TribunBantaeng.com, di ruang aspirasi Kejari Bantaeng, Rabu, (23/6/2021) sore.

Dikatakan, Muhammad Nasir Madong terbukti melakukan Tindak Pidana Korupsi secara bersama-sama dengan Hamka Malik.

Oleh karena itu, Majelis hakim kemudian menjatuhkan vonis pidana penjara selama satu tahun delapan bulan.

"Serta denda sebesar Rp. 50 juta. Dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan," ujarnya.

Selain itu, Muhammad Nasir Madong dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp. 822.793.087.

Apabila uang pengganti tersebut tidak dibayarkan maka harta bendanya akan dirampas untuk di lelang untuk menutupi beban uang pengganti tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved