Breaking News:

Tribun Opini

Zona Hijau Kemerahan

Jadi ini adalah kekeliruan memahami masalahnya dan kesalah pahaman  antar warga dan warga dengan pemimpinnya.

Editor: Imam Wahyudi
ISTIMEWA
Ketua Tim Ahli Pengendalian Covid-19 Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Dr Ridwan Amiruddin 

Ridwan Amiruddin

Ahli Epidemologi FKM Unhas  

DI TENGAH arus gelombang kedua covid-19  nasional melaju menuju puncak, pengumuman kontroversial dari kementerian tentang assesment epidemiologi menujukkan beberapa propinsi masuk zona hijau, kuning dan kemerahan.

Tentu assesmentnya menggunakan data yang sudah terlaporkan beberapa pekan yang lalu. 

Pengumuman tersebut berimplikasi ganda bagi pengendalian covid-19. Bahkan cenderung merugikan, pada saat positip rate tembus di angka 50%, itu sebuah kebobolan yang dahsyat, kegagalan mengendalikan covid-19. Sudah 2 tahun belajar dan tidak paham juga. 

Jadi ini adalah kekeliruan memahami masalahnya dan kesalah pahaman  antar warga dan warga dengan pemimpinnya. Sehingga berujung pada sikap  saling menyalahkan tanpa solusi yang nyata. 

Menghadapi majemuknya bangsa ini pada periode pandemik jauh berbeda dengan pendekatan politik praktis yang penuh bujuk rayu.

Pandemik sekelas covid-19, tidak mengenal kompromi, anda lengah anda terpapar. Anda melawan, covid berubah bentuk sudah  puluhan kali dengan daya serang berlipat 60%  lebih cepat. 

Perhatikan, bagaimana serangan gelombang kedua yang sudah hampir melumpuhkan pulau Jawa. Kemudian mengumumkan beberapa propinsi sudah zona hijau, sebenarnya apa tujuannya? 

Lihatlah kembali ke pronvinsi yang dimaksud, bagaimana kasusnya sekarang. Hampir semua mengikuti pergeraksn nasional yang meningkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved