Breaking News:

Obat Covid Ivermectin

Fakta-fakta Ivermectin Obat Terapi Covid-19 Diklaim Ampuh dan Disetujui BPOM, Harga Cuma 5.000-an

Update Obat Covid Indonesia Ivermectin, Ivermectin 12 mg, Ivermectin harga, Ivermectin for Covid sedang ramai jadi perbincangan

Editor: Mansur AM
YOUTUBE TRIBUNNEWS
Update Obat Covid Indonesia Ivermectin, Ivermectin 12 mg, Ivermectin harga, Ivermectin for Covid sedang ramai jadi perbincangan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Obat terapi untuk Covid-19, Ivermectin, segera diproduksi massal.

Obat ini telah mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan lolos sejumlah persyaratan.

Kabar baiknya lagi, harga Ivermectin sangat pas di kantong; Rp 5.000 per tablet. Paling mahal Rp 7.000/tablet

Dalam waktu dekat, Ivermectin akan diproduksi massal oleh PT Indofarma.

PT Indofarma Tbk. (IDX: INAF) merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi farmasi yang bermarkas di Jakarta, Indonesia.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1918.

Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam-macam produk farmasi.

Pada tahun 2020, perusahaan ini digabung ke dalam holding farmasi yang dipimpin oleh Bio Farma, dengan cara mengalihkan kepemilikan mayoritas saham perusahaan ini dari pemerintah kepada Bio Farma

Berikut fakta-fakta Ivermectin yang dikalim ampuh itu:

1. Dipuji Jenderal Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memuji kerja cepat Menteri BUMN Erick Thohir mengawal izin Ivermectin untuk terapi Corona yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Senin (21/6/2021).

“Itu merupakan langkah yang tepat. Masyarakat sekarang bisa lebih memahami mengapa saya atas nama Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tiga pekan lalu langsung bertindak cepat kirim Ivermectin untuk masyarakat Kudus,” kata Moeldoko.

Moeldoko menyatakan tindakan tersebut didasari pengetahuan akurat dan keyakinan terhadap manfaat Ivermectin yang terbukti menurunkan jumlah penderita dan kematian di India serta 15 negara lain di dunia.

“Awal bulan ini ketika saya melakukan tindakan cepat dan terukur untuk menolong masyarakat Kudus yang sedang menderita dihajar Covid, mungkin ada yang merasa heran. Sekarang terbukti bahwa itu tindakan yang tepat,” ucap Moeldoko.

2. Ampuh di Kudus, Semarang, Kalimantan

Ivermectin yang dikirim Moeldoko ke Kudus (7/6/2021) lalu, dinyatakan Bupati Kudus HM Hartopo langsung disebarkan ke RS dan Puskesmas.

"Total bantuan yang kami terima sebanyak 2.500 dosis. Tentu kita distribusikan ke rumah sakit, maupun Puskesmas," kata Hartopo saat itu.

Moeldoko sudah bagikan puluhan ribu dosis Ivermectin ke berbagai lokasi zona hitam dan merah.

Selain Kudus, 3 kecamatan di Semarang, 1 kecamatan di Demak, Kabupaten Sragen, Bangkalan, Madura.

Provinsi Kalimantan Barat, dibagikan di Pontianak, Singkawang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak, Kabupaten Sintang.

Akibat tindakan tersebut, media menjulukinya 'Moeldoko Pelopor Ivermectin di Indonesia'.

3. Terima Kasih ke Erick Thohir

Sedangkan Moeldoko sendiri menyatakan terima kasihnya atas respon bagus Bupati Kudus dan seluruh kepala daerah yang telah menerima dan mendistribusikan Ivermectin, juga kerja baik Erick Tohir.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan Bupati Kudus dan semua kepala daerah, juga hasil kerja Menteri BUMN. Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa segera tertolong keluar dari kegawatan pandemi ini dengan obat murah yang tersedia,” kata Moeldoko.

Pernyataan Moeldoko ini disampaikan menyambut jumpa pers yang dilakukan Erick Thohir di Jakarta, siang tadi.

Dalam jumpa pers itu, Erick Thohir mengumumkan bahwa obat terapi Covid-19 bernama Ivermectin telah mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Obat tersebut diproduksi di Indonesia dan akan segera digenjot pengadaannya.

4. Lolos Uji Ketat, Disetujui BPOM

Obat terapi penyembuhan pasien Covid-19 produksi PT Indofarma, Ivermectin, telah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, hal tersebut merupakan kabar gembira di tengah lonjakan kasus positif Covid-19.

“Pada hari ini kami ingin menyampaikan mengenai obat Ivermectin, yaitu obat anti parasit yang Alhamdulillah hari ini sudah keluar izin edar dari BPOM,” ujar Erick dalam konferensi pers virtual, Senin (21/6/2021).

Erick menyebutkan, obat terapi yang dapat menjadi salah satu solusi Covid-19 itu, akan dapat dibeli dengan harga Rp 5.000 - 7.000 per butir.

“Ini luar biasa, harganya sangat murah,” kata dia.

Mantan bos Inter Milan itu menjelaskan, meskipun efektivitas Ivermectin sudah teruji dalam sejumlah jurnal kesehatan, obat terapi itu sedang berada dalam fase uji stabilitas.

“Kita sudah mulai produksi, dan InsyaAllah nantinya dengan kapasitas produksi 4 juta (tablet) per bulan obat ini diharapkan dapat menjadi solusi Covid-19,” tutur Erick.

Selain Ivermectin, holding farmasi BUMN saat ini masih menunggu sejumlah izin produksi obat terapi lain, yaitu, Oseltamaivir, Fapiviravir, dan Remdesivir.

“September nanti kami akan mendapatkan lisensinya,” ucap Erick.

5. Terbukti Juga di India

Diketahui, sejumlah negara seperti Filipina dan India mulai menggunakan Ivermectin sebagai opsi pengobatan COVID-19.

Merujuk pada sejumlah jurnal kesehatan, Erick mengatakan Ivermectin dianggap bekerja dalam menekan penularan dan perkembangan virus yang menyebabkan COVID-19.

Adapun saat ini, Ivermectin sudah melalui uji stabilitas.

"Karena itu, obat Ivermectin yang diproduksi Indofarma ini pada saat ini kita sudah mulai produksi dengan kapasitas 4 juta sebulan," kata Erick.

"Dari studi yang ada, obat Ivermectin dianggap bisa membantu terapi pencegahan dengan memakan dalam 1 bulan di hari pertama dan hari ke 3 hanya 1 tablet. harganya sangat murah, mulai Rp 5.000 sampai Rp 7.000,” ia menambahkan.

Untuk kategori ringan dapat dikonsumsi pada hari pertama, ketiga, dan kelima dengan dosis 2-3 butir per hari pada saat terapi. Untuk kategori sedang, dapat dikonsumsi pada hari pertama hingga kelima secara teratur.

"Tapi ini kembali ditekankan, ini terapi, bukan obat,” ujat Erick.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved