Breaking News:

Tribun Bantaeng

Diduga Terjadi Pungli, HPMB Desak Kejari Bantaeng Selidiki Penyaluran Bantuan BSPS 2021

Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng (HPMB) Komisariat Bulukumba, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng untuk selidiki penyaluran Bantuan Stimula

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Sudirman
ist
Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng (HPMB) Komisariat Bulukumba melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng, Selasa, (22/6/2021) siang 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng (HPMB) Komisariat Bulukumba, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng untuk selidiki penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2021. 

Pasalnya, diduga terjadi Pungutan liar (Pungli) di Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng.

Hal itu disampaikan melalui aksi unjuk rasa yang digelar di depan kantor Kejari Bantaeng, Selasa, (22/6/2021) siang.

Pantauan TribunBantaeng.com, massa aksi membakar ban bekas di tengah jalan.

Massa aksi juga menahan satu mobil kontainer kemudian mengarahkan sopir untuk memarkir di tengah jalan.

Alhasil, mobil kontainer yang terparkir menutupi sebagian besar ruas jalan sehingga menyebabkan kemacetan.

Jederal Lapangan, Aenul Ikhsan mengatakan, dugaan Pungli itu berawal dari adanya laporan dari pihak-pihak terkait. 

"Mendapatkan laporan terkait adanya dugaan pungutan liar pada program pemerintah dengan hal ini BSPS 2021," kata Aenul Ikhsan dalam orasinya, Selasa, (22/6/2021) siang.

Dengan begitu, dalam proses penyaluran bantuan tersebut diduga adanya oknum-oknum yang bertindak melawan hukum.

Aenul Ikhsan, menyebutkan oknum-oknum itu diduga melanggar undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 pasal 12 e.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved