Breaking News:

Tribun Kampus

FK UMI Gelar Penyuluhan Kesehatan di Pesantren DDI Mangkoso

FK Universitas Muslim Indonesia (UMI) Gelar Penyuluhan Kesehatan di Pesantren DDI Mangkoso

Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
UMI
FK UMI menggelar bakti sosial (baksos) di Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Kabupaten Barru, Minggu (20/6/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar bakti sosial (baksos) di Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Minggu (20/6/2021).

Baksos tersebut yakni penyuluhan kesehatan dengan tiga topik berbeda.

Yaitu penularan penyakit kulit di lingkungan pesantren, perilaku hidup bersih dan sehat, serta basic life support atau (bantuan hidup dasar). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Milad FK UMI yang ke-29 tahun dan Milad UMI yang ke-67 tahun.

Acara ini bekerja sama dengan FK UMI, panitia Milad UMI, RS Ibnu Sina YW-UMI, DDI Mangkoso dan Semangat Berkah Addaroyah (SBA) Foundation. 

Dekan FK UMI Prof Syarifuddin Wahid, mengatakan bahwa kegiatan ini juga merupakan ajang silaturrahmi.

“Bagaimana kita membangun silaturrahmi baik antara pondok pesantren DDI Mangkoso dengan FK UMI dan juga antara seluruh santriwan dan santriwati serta para alumninya,” katanya via keterangan tertulisnya ke tribun-timur.com, Senin (21/6/2021).

Dalam menyukseskan acara ini, FK UMI menurunkan personnel yang cukup lengkap dengan menghadirkan dokter-dokter spesialis.

Seperti dokter spesialis kulit dan kelamin, dokter spesialis THT-KL, dokter spesialis mata dan banyak lagi.

Selain dokter spesialis dan dokter umum, kegiatan ini juga berkolaborasi dengan mahasiswa program Profesi Dokter.

Juga berkolaborasi sengan mahasiswa Program Sarjana Kedokteran FK UMI

Setelah acara penyuluhan kesehatan, dilanjutkan dengan screening penyakit kulit yang ada di pesantren, dan juga dilaksanakan di tempat berbeda yaitu pemeriksaan kesehatan hingga sirkumsisi (sunatan). 

Dengan dilaksanakannya bakti sosial di Ponpes DDI Mangkoso ini, Prof Syarifuddin berharap bisa membantu menjaring dan mencegah agar terhindar dari berbagai penyakit di lingkungan asrama.

“Sehingga proses pembelajar dan juga aktivitas di pondok pesantren tersebut dapat berlangsung dengan baik dan sehat,” harapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved