Breaking News:

Tribun Maros

15.699 Warga Maros Terima Vaksin Covid-19 Tahap I per 21 Juni 2021

Tercatat 15.699 Warga Kabupaten Maros Terima Vaksin Covid-19 Tahap I per 21 Juni 2021

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Dinas Kesehatan Kabupaten Maros terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju kasus Covid-19 di Maros.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempercepat vaksinasi agar antibodi masyarakat bisa menjadi lebih kuat mengahadapi virus ini.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Muhammad Yunus mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai upaya agar masyarakat dapat segera mendapatkan kesempatan vaksinasi.

"Kita usahakan sesegera mungkin, seluruh lapisan masyarakat bisa mengikuti vaksinasi," ucapnya saat ditemui tribun-timur.com, Senin (21/6/2021) siang.

Di Maros sendiri, jumlah sasaran vaksin adalah 22.011 orang.

Sementara, per tanggal 21 Juni 2021, jumlah masyarakat yang telah menerima vaksin dosis satu yakni sebanyak 15.699 orang.

Dan untuk vaksin dosis kedua yakni sebanyak 10.780 orang.

"Dari 22.011 orang yang menjadi sasaran vaksin, sudah 15.699 yang menerima dosis pertama atau sekitar 71,19 persen. Sementara dosis kedua yakni 10.780 orang atau sekitar 50 persen," ucapnya.

Ia mengatakan ada beberapa golongan yang diprioritaskan dalam proses vaksinasi.

"Yang pertama itu lansia, karena memang yang paling rentan terpapar virus. Kemudian guru karena sebentar lagi kan sudah sekolah tatap muka, jadi harus divaksin," lanjutnya.

Ia mengatakan lambatnya vaksinasi ini diakibatkan banyaknya masyarakat yang mangkir dari jadwal vaksinasi.

"Kurangnya sasaran yang datang walaupun sudah diumumkan dan dijadwalkan, karena banyak yang dapat hoax tentang vaksin," katanya.

Bupati Maros, Chaidir Syam pun turut angkat bicara perihal vaksinasi. Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak menganggap sepele Virus Covid-19.

"Kepada masyarakat agar jangan termakan hoax soal vaksin. Jangan dianggap sepele virus ini, kita tidak mau kejadian pulau jawa juga terjadi di daerah ini," katanya.

Ia berharap agar masyarakat bisa menjaga kesehatan dan melakukan vaksinasi.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved