Breaking News:

Tribun Kampus

Teken MoU dengan Pemkab Luwu, Unibos Bantu Pengembangan Tata Ruang hingga Pariwisata

Teken MoU dengan Pemkab Luwu, Unibos Bantu Pengembangan Tata Ruang hingga Pariwisata

Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
Unibos
Penandatanganan kerjasama antara Unibos dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu, di ruang rapat senat lt 9 gedung A Unibos, Jumat (18/6/2021) lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Bosowa (Unibos) kembali menambah relasi.

Kali ini nota kesepahaman dilakukan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu yang berlangsung di ruang rapat senat lantai 9 gedung A Unibos, Jumat (18/6/2021) lalu.

Penandatanganan ini dihadiri langsung oleh rektor Unibos Prof.Muhammad Saleh Pallu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Litbang Daerah Luwu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Luwu, Sekertaris Universitas, jajaran wakil rektor, direktur Pascasarjana, dekan se-universitas Bosowa.

Prof Saleh Pallu menjelaskan bahwa Unibos akan melakukan kerjasama di berbagai sektor untuk meningkatkan pengembangan daerah Kabupaten Luwu dan peningkatan pendidikan.

Ia berharap MoU ini dapat dilanjutkan dengan Memorandum of Agreement (MoA) dalam waktu dekat ini.

“Kerjasama ini kita lakukan bersama tentunya untuk memberikan kebermanfaatan bagi bangsa dan negara khususunya pada peningkatan daerah Kabupaten Luwu,” katanya via rilis yang dikirim ke tribun-timur.com, Minggu (20/6/2021) siang.

Dikatakan, Unibos bisa membantu Pemda Luwu dari berbagai sektor dalam hal pengembangan tata ruang, pendidikan, ekonomi dan pariwisata.

Sebab, Unibos memilki sembilan fakultas satu program pascasarjana yang memiliki kualitas SDM dosen yang berkompeten di bidangnya masing-masing . 

Kerjasama ini juga merupakan bentuk pengimplementasian program pemerintah di daerah yaitu Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Litbang Daerah Kabupaten Luwu Achmad Awwalin, menjelaskan bahw penandatanganan ini adalah bentuk keseriusan Kabupaten Luwu untuk mendukung program pemerintah dan dalam bidang pendidikan.

Dikatakannya bahwa Kabupaten Luwu sangat membutuhkan kerjasama oleh akademisi yang ahli di bidangnya, terkait pengembangan tata ruang, ekonomi, pertanian, pariwisata dan pendidikan. 

“Oleh karena itu MoU ini sangat penting karena kami melihat Unibos memiliki SDM yang sangat berkompeten dan dapat membantu kami dalam memebrikan masukan dan inovasi yang terbarukan,” katanya.

Dirinya juga berharap dari MoU ini akan dilanjutkan dengan MoA dan secepatnya dapat bekerja sama dengan fakultas teknik PWK Unibos terkait ketataruangan.

“Bukan hanya itu kami juga perlu dukungan akademisi untuk mengkaji regulasi-regulasi di pemda kami serta dalam sektor pertanian, ekonomi, pariwisata, dan pendidikan tentunya,” harapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved