Breaking News:

Tribun Sinjai

Pasien Covid-19 yang Diambil Paksa Keluarganya di Puskesmas Manipi Meninggal Dunia

Pasien Covid-19 yang Diambil Paksa Keluarganya di Puskesmas Manipi Meninggal Dunia

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Tenaga Kesehatan Puskesmas Manipi mendatangi rumah duka memberi fasilitas APD Covid-19 kepada petugas jenazah Tembang di Kaddorobukua, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Sabtu (19/6/2021). 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI BARAT - Seorang pasien positif covid-19 asal Dusun Kaddorobukua, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan bernama Tembang (70) diambil paksa oleh pihak keluarganya dari Puskesmas Manipi.

Setelah diambil paksa oleh pihak keluarganya di puskesmas setempat, Tembang meninggal dunia.

"Jadi setelah diambil paksa oleh keluarganya dan tiba di rumahnya beberapa hari lalu, Tembang meninggal dunia pada pukul 16.00 Wita kemarin," kata Riyeng warga Desa Barania, Minggu (20/6/2021).

Sebelum Tembang dibawa pulang oleh pihak keluarga, mereka sempat beradu mulut dengan petugas kesehatan.

Mereka adu mulut karena petugas melarang keluarga Tembang membawa pulang karena sudah dinyatakan positif covid-19.

Sementara pihak keluarga bersikeras menolak untuk dirujuk ke RSUD Sinjai untuk dilakukan penanganan khusus covid karena mereka menganggap Tembang tidak terjangkit covid-19.

"Pihak keluarganya menolak disebut positif covid-19 karena Tembang tak pernah tinggalkan rumah dan tiba-tiba disebut covid," ungkap Riyeng.

Hal itulah yang tidak diterima pihak keluarganya sehingga mereka menolak dirujuk dan harus mengambil paksa dari puskesmas lalu dibawa ke rumahnya.

Sabtu (19/6/2021) petang, sejumlah petugas dari Puskesmas Manipi mendatangi rumah duka di Kaddorobukua.

Tampak juga beberapa anggota TNI dan Polsek Kecamatan Sinjai Barat mendatangi rumah duka.

Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr Emmy Kartahara Malik mengatakan pihaknya telah mengerahkan petugas Puskesmas Manipi ke rumah duka untuk memberikan edukasi penanganan jenazah pasien covid-19.

"Petugas nakes Puskesmas Manimi mengedukasi kepada keluarga korban agar petugas jenazah yang akan menangani jenazah dilengkapi dengan APD," katanya.

Petugas juga memberi fasilitas APD kepada mereka.

Emmy juga meminta masyarakat Sinjai agar tidak melakukan lagi ambil paksa pasien Covid 19 agar penyebarannya tidak semakin meluas.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved