Breaking News:

Tribun Sulsel

Serapan Anggaran Sulsel 3 Terbawah se-Indonesia, Ni'matullah Sebut Efek Utang

Serapan anggaran atau belanja daerah Pemprov Sulsel masih di angka 20,36 persen di bawah dari rata-rata serapan di angka 27,90 persen

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni'matullah Erbe 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Berdasarkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau serapan anggaran provinsi per (15/6/2021) dilansir data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) rerata sebesar 27,90 persen.

Provinsi Lampung mencatatkan realisasi tertinggi dibandingkan provinsi lainnya, sekitar 43,10 persen.

Diikuti, Gorontalo 39,56 persen, Sumatera Utara 38,66 persen, Jawa Tengah 36,74 persen dan Kalimantan Selatan 34,83 persen

Bagaimana dengan Sulsel?

Dari data yang diterima, Sulsel masuk tiga terbawah, dan mendapat raport merah bersama Bali dan Papua Barat.

Serapan anggaran atau belanja daerah Pemprov Sulsel masih di angka 20,36 persen di bawah dari rata-rata serapan di angka 27,90 persen.

Dibawahnya Bali dengan 18,82 persen dan Papua Barat 15,15 persen.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni'matullah Erbe mengatakan, angka itu susah sesuai dengan kondisi Pemprov Sulsel saat ini.

"Justru semestinya begitu, karena APBD 2021 ini mendapat tekanan cukup berat, dengan adanya utang yang bergeser atau carry over dari tahub 2020," katanya via pesan WhatsApp, Jumat malam.

Legislator Fraksi Demokrat Sulsel itu memperjelas.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved