Breaking News:

KKB Papua

Video Sudutkan TNI di Papua Pernah Beredar di YouTube, Hey Bajingan, Kami Jalankan Perintah Negara

Kini, KKB Papua masih beroperasi. Indonesia telah mengirimkan banyak petugas keamanan ke Papua untuk menumpas kelompok yang telah dicap teroris

Editor: Muh. Irham
tribunnews
Pasukan KKB Papua 

TRIBUNTIMUR.COM - Selama lebih dari 50 tahun terakhir, Papua dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terus bergejolak. Gejolak di daerah paling ujung timur Indonesia tersebut dimulai sejak tahun 1969 ketika Papua masuk wilayah Indonesia.

Kini, KKB Papua masih beroperasi. Indonesia telah mengirimkan banyak petugas keamanan ke Papua untuk menumpas kelompok yang telah dicap teroris oleh Pemerintah Indonesia tersebut.

Satgas Nemangkawi yang ditugaskan di Papua, bahkan harus diperpanjang masa tugasnya selama enam bulan ke depan. Masa tugas  mereka seharusnya telah berakhir sejak 1 Juni 2021 lalu.

Personel TNI-Polri yang tergabung dalam satgas tersebut masih terus memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB Papua).

Meski begitu, sejarah mencatat nama besar korps Tentara Nasional Indonesia atau TNI pernah tercoreng pada 2010.

Sebuah video berdurasi 4 menit 47 detik beredar waktu itu di situs YouTube.

Video tersebut menggambarkan penganiayaan yang dilakukan oleh militer Indonesia atas sejumlah warga Papua, yang dituduh terlibat Organisasi Papua Merdeka atau OPM.

"Hey kau bajingan, kami menjalankan perintah negara," kata salah satu serdadu berseragam TNI sambil menendang kepala salah satu warga Papua yang terduduk di rumput.

Begitulah adegan awal dalam video yang dilansir sebuah lembaga bernama Asian Human Rights Commission.

Video yang kental berbau propaganda untuk menjatuhkan TNI dan juga Pemerintah Indonesia dalam penanganan masalah separatisme di Papua tersebut diklaim terjadi pada bulan Oktober 2010 di kawasan Tingginambut, Puncak Jaya, Papua.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved