Breaking News:

Tribun Wajo

Aksi Pelemparan Batu ke Bus Marak di Pitumpanua Wajo, Polisi Diminta Bertindak

Aksi pelemparan terhadap bus di Kecamatan Pitumpanua, tepatnya di perbatasan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Luwu kembali marak.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Salah satu bus yang dilempari batu di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo beberapa waktu lalu. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Aksi pelemparan terhadap bus di Kecamatan Pitumpanua, tepatnya di perbatasan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Luwu kembali marak.

Beberapa korbannya adalah perusahaan otobus (PO) lintas kabupaten, yang kerap melintas di Kabupaten Wajo pada malam hari.

Berdasarkan sumber Tribun Timur, kurung waktu Juni 2021 ini, aksi pelemparan batu ke arah bus yang melintas terjadi pada malam hari di tempat-tempat yang sepi.

"Kejadiannya 3 Juni lalu, sudah dilaporkan ke Polsek, tapi belum ada tindaklanjutnya," kata sumber Tribun Timur yang enggan disebutkan namanya itu.

Lebih lanjut, polisi telah mengambil keterangan supir bus yang menjadi korban dan mengamankan batu yang dilemparkan pelaku.

"Bahkan, supir mobilnya kena jarinya batu yang dilemparkan," katanya.

Dirinya berharap agar pihak kepolisian serius menangani kasus itu.

Sebab, bukan cuma supir yang terancam, tapi juga nyawa para penumpang.

"Kita berharap bahwa polisi segera mengusut kasus ini. Karena banyak nyawa yang terancam," katanya.

Terpisah, Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah mengaku baru mendapatkan kabar terkait maraknya aksi pelemparan bus di perbatasan kabupaten itu.

Islam menyebutkan, belum mengetahui apakah benar ada laporan polisi yang masuk terkait kasus pelemparan bus di wilayah hukum Polsek Pitumpanua.

Namun, dirinya tetap akan menindaklanjuti informasi itu.

"Kita akan tindaklanjuti informasi tersebut," katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/6/2021) siang.

Dirinya menyarankan, apabila ada kejadian seperti itu agar supir bus langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

"Kalau ada kejadian seperti itu, langsung melapor, agar anggota langsung menindaklanjuti," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved