Breaking News:

Tribun Kampus

Selamat! CDC Unibos Terima Bantuan Tracer Study dari Kemendikbud Ristek

Selamat! Career Development Center (CDC) Unibos Terima Bantuan Tracer Study dari Kemendikbud Ristek

Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
Unibos
Kepala lembaga CDC Unibos, Lukman Setiawan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Career Development Center (CDC) Universitas Bosowa (Unibos) berhasil mendapat bantuan Fasilitas Pelaksanaan Tracer Study dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Kemendikbud Ristek).

Hal itu berdasarkan surat edaran Nomor : 2628/E2/WA.01.04/2021 dari Kemendikbud-Ristek.

Unibos merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang dinyatakan lolos seleksi untuk mendapatkan dana Bantuan Program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study Tahun 2021.

Selanjutnya Unibos akan diundang dalam pertemuan terkait dengan pemantapan pelaksanaan program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study.

Juga penjelasan mengenai mekanisme penyaluran dana bantuan yang akan dilakukan melalui kontrak kerja sama antara Direktorat Pembelajaran dan Wakil Rektor III Bidang kemahasiswaan Unibos Abdul Haris Hamid, akan menindaklanjuti dan menandatangani program Bantuan Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study Tahun 2021.

Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu mengaku sangat bersyukur karena Unibos kembali mendapatkan prestasi dari 200 lebih perguruan tinggi.

“Unibos masuk dan mendapatkan dana hibah yang tentunya akan dipergunakan untuk pengembangan institusi,” kata Prof Saleh Pallu via rilis yang diterima tribun-timur.com, Rabu (16/6/2021) malam.

“Ini bukti Unibos mampu bersaing dengan perguruan tinggi ternama di Indonesia, kami juga sangat mengapresiasi ke WR III bagian kemahasiswaan Unibos,” sambungnya.

Sementara itu, Abdul Haris Hamid, menuturkan bahwa Career Development Center Unibos telah 3 kali berturut-turut mendapatkan prestasi seperti dana hibah.

“Kami telah banyak didatangi oleh perguruan tinggi yang lain untuk datang study banding ke Unibos mengenai tracer study kami, dan hasilnya mereka juga termasuk mendapatkan dalam program dana hibah ini sebab mereka menerima saran dari Unibos,” tuturnya.

Kepala lembaga CDC Unibos, Lukman Setiawan menambahkan bahwa tracer study adalah sesuatu yang penting dalam dunia perguruan tinggi.

Di mana dalam program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka yang diutamakan itu adalah serapan mahasiswa.

Utamanya soft skill, sehingga nanti pada saat menjadi alumni dapat langsung bekerja.

“Harapannya CDC Unibos akan terus bekerja keras untuk melacak alumni dan memberikan pelatihan agar mencetak alumni-alumni Unibos yang berkualitas dan berkompeten dalam bidang ilmunya masing-masing,” tutupnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved