Breaking News:

Tribun Sinjai

Kondisi Rumah Warga di Sinjai Pasca Angin Kencang, Masih Ada Gunakan Tenda

18 rumah dan masjid rusak akibat angin kencang di Sinjai Utara akhir pekan lalu.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Kondisi Rumah Warga di Sinjai Pasca Angin Kencang 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Korban angin kencang di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menggunakan tenda atau terpal sebagai pengganti atap untuk sementara.

Hal itu dijumpai sejumlah rumah warga di BTN Graha Bongki I dan di Lempakomai di Kecamatan Sinjai Utara pagi ini.

Ada juga yang sudah membenahi kembali dengan membelikan atap seng.

"Itu ditutup sementara waktu pakai terpal dulu setelah diterjang angin kencang dan hujan lebat," kata Maulid, salah seorang warga BTN Graha Bongki 1, Rabu (16/6/2021) pagi.

Sebelumnya 18 unit rumah dan masjid rusak akibat angin kencang akhir pekan lalu.

Yakni di BTN Graha Bongki I dan di Lempakomai, Kecamatan Sinjai Utara.

BPBD Sinjai memberi bantuan kepada para korban berupa tenda untuk menutupi atap yang mengalami kerusakan atap.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman, menghimbau warga untuk tetap waspada dampak cuaca buruk yang terjadi pada Juni ini.

"Kita tetap meminta masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap angin kencang dan tanah longsor di waktu puncak cuaca ekstrem hujan di Sinjai ini," kata Budiaman beberapa waktu lalu.

Menurutnya seluruh wilayah daratan dan kepulauan Sinjai tidak ada yang aman dari dampak cuaca ekstrem, baik hujan lebat, tanah longsor, banjir dan angin kencang.

Budiaman menyampaikan bahwa sejak tahun 2021 ini sudah ada puluhan rumah yang mengalami kerusakan atas dampak bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan pohon tumbang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved