Breaking News:

Tribun Maros

Gelapkan Mobil Rental di Maros, 2 IRT Asal Pangkep Dibekuk Polisi

Gelapkan Mobil Rental di Maros, 2 IRT Asal Kabupaten Pangkep Dibekuk Polisi

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Dua orang pelaku penggelapan mobil berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Unit Reskrim Polres Maros, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Dua orang pelaku penggelapan mobil berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Unit Reskrim Polres Maros.

Kedua pelaku berinisial N (35) dan K (50) ditangkap dengan barang bukti dua unit mobil sedan.

Keduanya merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) yang berdomisili di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Nico Ericson mengatakan kasus terungkap setelah korban melapor pada pihak kepolisian.

Ia melaporkan bahwa mobil yang ia sewakan/rental tidak dikembalikan oleh penyewa.

Dari pengakuan pelaku, mobil yang disewakan ternyata telah digadaikan kepada pihak lain. 

"Ini kasus penipuan dan penggelapan dengan modus meminjam mobil rental kemudian mobil tersebut digadaikan ke pihak lain. Jadi posisinya itu ada pelapor mewakili ada dua mobil yang diduga dirental kemudian digelapkan," katanya AKP Nico saat ditemui tribun-timur.com di Mapolres Maros, Rabu (16/6/2021) siang.

Mobil yang digelapkan ini ternyata telah berpindah tangan sebanyak lima kali.

"Modusnya itu dia rental mobil kemudian mobil digadaikan kepada pihak lain. Untuk mobil yang berhasil diamankan ini ternyata telah berpindah tangan hingga lima kali," lanjutnya.

Keuntungan yang diperoleh untuk setiap mobil yang digelapkan berkisar Rp 15 juta hingga Rp 20 juta.

N dan K dalam kasus ini berperan sebagai penyewa mobil.

Mobil yang telah disewa, selanjutnya dipindah tangankan kepada T dan I yang menjadi otak utama dalam kasus ini.

"N dan K itu bertugas untuk merental mobil. Kemudian mobil diambil alih oleh T dan I. Dari kegiatan penggelapan ini, N dan K mendapatkan keuntungan Rp 3 juta," tuturnya.

Atas perbuatannya N dan K pelaku dijerat dengan pasal 378/372 penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Saat ini kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap dua orang pelaku lainnya, T dan I yang sudah di masukkan ke dalam daftar pencarian orang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved