Breaking News:

Tribun Sulsel

Data Dinkes: Masih Ada 11.458 ODHA di Sulsel

Kadinkes Sulsel, Dr Muh Ichsan Mustari mengatakan, HIV/AIDS sama kayak Covid-19, bagaimana memutus mata rantai orang yang positif.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Dinkes Sulsel
Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Dinkes Sulsel) mengirimkan data Cascade HIV dan Anti Retroviral Therapy (ART) di Sulsel Per Desember 2020 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Dinkes Sulsel) mengirimkan data Cascade HIV dan Anti Retroviral Therapy (ART) di Sulsel Per Desember 2020.

Data yang diambil dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut memperlihatkan, estimasi atau perkiraan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di angka 23.759 orang.

Dimana 13.250 ODHA saja yang ditemukan. Dari situ, tercatat yang masih hidup 11.458 ODHA, sisanya 1.792 ODHA meninggal dunia.

ODHA yang pernah mendapatkan Anti Retroviral Therapy (ART) di angka 7.685 ODHA.

Hingga Desember 2020, dari 7.685 ODHA pernah ART, yang masih hidup 5.944 ODHA, sisanya 1.741 ODHA telah meninggal.

5.944 ODHA yang masih hidup itu kembali diterapi antiretroviral. Namun yang Lost Follow Up atau mangkir sekitar 1.678 ODHA.

Beberapa ODHA sudah mengikuti tes Viral Load (VL). Jumlahnya 1.311 ODHA.

Kadinkes Sulsel, Dr Muh Ichsan Mustari mengatakan, HIV/AIDS sama kayak Covid-19, bagaimana memutus mata rantai orang yang positif.

"Persoalannya adalah banyak orang yang AIDS tapi tidak diketahui, ada juga yang tidak tahu dirinya (terjangkit), jadi diperlukan testing, sama dengan Covid-19. Perbanyak tracing dan testing," kata Ichsan ditemui usai mengukuhkan pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sulsel periode 2021-2025 di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (16/6/2021) siang.

Tercatat, presentase testing yang dilakukan Dinkes rerata 20 persen sampai 35 persen dari hasil tracing yang ada.

Setelah testing lanjut dia, tentu dilakukan penguatan edukasi yang sifatnya sebaya atau sesamanya.

"Langkah pemerintah, melibatkan sektor terkait, penguatan edukasi kepada orang yang mempunyai risiko," katanya.

"Lalu bagaimana penguatan kelompok sebaya itu dikuatkan. Namun yang utama testing akan kita tambah, pengobatan kita perkuat dengan menambah fasilitas kesehatan," jelasnya.

Ia tak merinci dari 13.250 ODHA yang ditemukan, kabupaten/kota tertinggi hingga terendah dimana saja. "Tertinggi itu Makassar," singkatnya.

Cascade HIV dan Anti Retroviral Therapy (ART) di Sulsel Per Desember 2020:

* Estimasi ODHA: 23.759 orang
* ODHA Ditemukan: 13.250 orang
- Masih hidup: 11.458 orang
- Meninggal: 1.792
* ODHA Pernah ART: 7.685 orang
- Masih hidup: 5.944 orang
- Meninggal: 1.741 orang
* ODHA Follow UP ART: 5.944 orang
- Terfollow Up: 4.125 orang
- Lost Follow Up (mangkir): 1.678 orang
* ODHA Dites Viral Load (VL): 1.311 orang
* ODHA dengan VL Tersupresi (penurunan jumlah virus HIV dalam darah): 1.149 orang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved