Breaking News:

Tribun Enrekang

Pemkab Enrekang Masih Berutang Rp 79 M ke Pihak Ketiga

Pemerintah Daerah (Pemda) Enrekang masih memiliki utang jangka pendek Rp 79 miliar terhadap pihak ketiga.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasriyani Latif
ist
Kepala Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) Enrekang, Nurjannah Mandeha 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pemerintah Daerah (Pemda) Enrekang masih memiliki utang jangka pendek terhadap pihak ketiga.

Utang tersebut mencakup sejumlah pembangunan dan kegiatan pada tahun anggaran 2020 lalu.

Sejumlah pihak ketiga dan kontraktor pun mulai mengeluhkan hal tersebut.

Sumber TribunEnrekang.com, menyebutkan pihaknya sudah berbulan-bulan dijanji akan segera dibayarkan tapi tak kunjung terealisasi.

"Saya dan sejumlah teman-teman kontraktor mulai resah, karena kita sudah beberapa kali dijanji akan dibayarkan awal tahun ini tapi sampai sekarang belum juga dibayar," katanya, Selasa (15/6/2021).

"Padahal pekerjaan kami sudah tuntaskan 100 persen sejak pertengahan tahun lalu, dan dokumen serta berkas kami sudah lama diterima BPKAD," tambahnya.

Ia menyebutkan, tahun ini adalah yang paling lama utang terhadap pihak ketiga tak dibayarkan.

Menurutnya, biasanya utang terhadap pihak ketiga sudah dilunasi Pemda paling lambat Maret-April.

"Namun, tahun ini sudah masuk Juni belum juga dibayar. Yang kita mau tanyakan kemana semua itu uang daerah?," tanyanya.

Terkait hal itu, Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Enrekang, Nurjannah Mandeha mengakui adanya utang terhadap pihak ketiga yang belum dibayarkan tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved