Breaking News:

Bincang Bola Tribun Timur

Pemain Akademi Aset Tim, Pelatih Harus Jeli Lihat Pemain

Direktur Akademi PSM Makassar tegaskan Pemain Akademi Aset Tim, Pelatih Harus Jeli Lihat Pemain

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Direktur Akademi PSM, Febrianto Wijaya 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktur Akademi PSM Makassar, Febrianto Wijaya menegaskan pemain akademi adalah aset tim.

Tidak ada perbedaan antara mereka. Semua memiliki kesempatan yang sama untuk bermain.

Hal ini disampaikan Febrianto saat menjadi pembicara di seri #45, Bincang Bola Tribun Timur dengan tema menanti debut pemain akademi Liga 1, Selasa (15/6/2021).

"Pemain yang belum berprestasi tentunya ingin mendapatkan prestasi agar lebih berkembang," katanya.

Beberapa pemain akademi telah menunjukkan prestasi cukup baik karena berhasil dipanggil di Garuda Select, seperti Rafli dan Edgar.

"Itu prestasi tersendiri bagi pemain, bagi kami di akademi adalah bonus. Pemain akademi adalah aset yang memiliki kesempatan yang sama," tuturnya.

Menurut Bang Anto sapaan akrab Febrianto, di usia 17, 18, 19 dan 20 tahun merupakan masa krusial pemain muda. Banyak godaan, saingan dan tantangan.

"Tugas mereka harus melawan tantangan itu. Kalau berhasil akan bisa menjadi pemain besar, seperti Asnawi bahkan bisa melebihi Asnawi," tuturnya.

Visi misi akademi, membangun pemain good teknik dan good mental. 

Dari riset dan pengalaman, kata Anto, musuh utama pemain adalah dirinya sendiri.

"Apakah mereka mampu menaklukkan dirinya secara mental bertanding, mental latihan, kedispilinan dan attitude," ungkapnya.

"Itu kita ajarkan di akademi, tapi pengaplikasiannya di pemain. Kami sifatnya hanya mengawal dan mengingatkan pemain," tambahnya.

Bagi pemain yang belum siap secara mental, dia meyakini ada proses. Para pemain muda hanya butuh diberikan kesempatan. Jika tidak, mereka tidak akan berkembang.

Selain itu, pelatih harus benar-benar memberdayakan pemain akademi. Sebab tidak ada ruginya merekrut pemain muda.

"Justru ini menambah potensi tim yang ada. Jadi dibutuhkan kejelian manajemen melihat pemain. Pinjaman juga ke tim lain untuk mendapat jam terbang," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved