Breaking News:

Tribun Bantaeng

Warga Bonto-bontoa Bantaeng Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Karena tak kunjung dilakukan perbaikan warga menanam pohon pisang di jalan yang berlubang

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/ACHMAD NASUTION
Jalan rusak di Desa Bonto-Bontoa ditanami Pohon Pisang. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Warga meminta jalan rusak yang ada di Desa Bonto-Bontoa, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng segera dilakukan perbaikan.

Karena tak kunjung dilakukan perbaikan warga menanam pohon pisang di jalan yang berlubang sebagai bentuk protes mereka.

Jalan rusak yang diprotes warga merupakan jalur  menuju Pasar Paradayya, Banyorang.

Menggapai hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Andi Sjafaruddin Magau, mengatakan bahwa semua jalan diperhatikan tetapi kini anggaran perbaikan masih terbatas.

"Jadi hampir semua kita perhatikan tetapi persoalan fiskal daerah kita, untuk biaya kita terbatas," kata Andi Sjafaruddin Magau, kepada TribunBantaeng.com, Minggu, (13/6/2021).

Dijelaskan, Bantaeng memiliki jalan sepanjang 602 kilometer dengan 226 ruas.

Yang saat ini jalan yang memerlukan perbaikan  panjangnya sekitar dua ratus kilometer.

Namun, karena terkendala anggaran pengerjaan dilakukan secara bertahap.

Perbaikan jalan untuk sementara didahulukan yang dianggap urgent.

"Apalagi dua tahun ini kita resesi, jadi kita tangani jalan yang urgen kita tangani dulu tetapi itu penanganan sementara," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved