Breaking News:

Tribun Enrekang

Beli Obat Diluar Apotek Rumah Sakit, Pasien Keluhkan Layanan RSUD Massenrempulu

Beli Obat Diluar Apotek Rumah Sakit, Pasien Keluhkan Layanan RSUD Massenrempulu

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/M AZIS ALBAR
Plt Direktur RSUD Massenrempulu, drg Ira Desti Saptari 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kelangkaan obat masih menjadi persoalan klasik yang berdampak pada mutu pelayanan di RSUD Massenrempulu, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan tiap tahunnya.

Tahun ini, persoalan itu kembali terjadi lagi, ketersediaan obat di rumah sakit Maspul sudah berkurang padahal masih paruh tahun.

Alhasil, pasien harus menanggung resiko karena diminta untuk membeli obat di luar rumah sakit. 

Bagi keluarga pasien hal ini sangat memberatkan apalagi mereka sudah terdaftar sebagai peserta BPJS.

Salah satu keluarga pasien yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, dirinya sesalkan dirinya harus membeli obat di luar apotik rumah sakit.

Padahal, mereka adalah peserta BPJS mandiri yang setiap bulanmya sudah bayar iuran.

"Tapi ketika masuk rumah sakit dirawat inap ternyata banyak obat yang kami harus beli diluar. Ini yang sangat memberatkan kami. Ini yang harus disikapi pemerintah," katanya, Minggu (13/6/2021).

Menanggapi hal tersebut Plt Direktur RSUD Massenrempulu, drg Ira Desti Saptari mengakui terkait persoalan obat tersebut.

Menurutnya, kondisi ini disebabkan karena anggaran untuk obat dan bahan habis pakai tahun ini sebagian dipakai untuk bayar hutang obat tahun lalu. 

Selain itu karena makin bertambahnya dokter jadi kemungkinan bertambah pula kebutuhan obat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved