Breaking News:

Tribun Luwu

KPU Luwu Butuh Rp 56,6 Miliar untuk Biayai Pileg dan Pilkada 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Butuh Rp 56,6 Miliar untuk Biayai Pileg dan Pilkada 2024

TRIBUN-TIMUR.COM
Ketua KPU Luwu, Hasan Sufyan 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu mulai mempersiapkan diri menjalankan tahapan Pileg dan Pilkada 2024.

Ketua KPU Luwu, Hasan Sufyan memastikan tahapan Pileg dan Pilkada membutuhkan dana besar.

"Estimasi anggaran untuk Pileg dan Pilkada Rp 56,6 miliar," kata Hasan, Jumat (11/6/2021).

Anggaran sebesar itu, menurut dia, banyak digunakan untuk membayar honorarium penyelenggara ad hoc.

Seperti PPK, PPS, dan KPPS yang jumlahnya mencapai 11.340 orang.

"Saat ini untuk mempersiapkan Pilkada, kami sedang melaksanakan pemutakhiran data pemilih dan pendidikan pemilih," tuturnya.

Ia mengatakan, tahapan Pileg dimulai Maret 2022 mendatang.

"Karena ini adalah agenda nasional, tentunya bukan hanya KPU Luwu yang mengharapkan suksesnya kegiatan ini," katanya.

Seperti diketahui, Pilpres dan Pileg rencananya dilaksanakan pada 28 Februari 2024.

Pilpres kerap disebut pesta demokrasi setiap lima tahun sekali.

Oleh sebab itu, tahapannya akan dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari pemungutan suara.

Sementara tahapan Pileg 2024 dimulai 25 bulan sebelum hari pemungutan suara yakni pada Maret 2022.

Adapun Pilkada serentak akan dilaksanakan pada Rabu 27 November 2024.

Pencalonan Pilkada akan didasarkan pada hasil Pileg 2024.

Pilkada Luwu 2024 dipastikan tidak diikuti petahana bupati.

Lantaran Bupati Basmin Mattayang sudah dua periode.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved