Breaking News:

HRS Sebut Ade Armando, DS & Abu Janda di Persidangan, Dosen UI: Mungkin Efek Kebanyakan Chat Mesum

Dosen UI, Ade Armando turut berkomentar terkait pernyataan Habib Rizieq di persidangan yang menyebut namanya, Denny Siregar, hingga Abu Janda.

Kompas.com
Habib Rizieq Shihab. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pakar Komunikasi yang juga Dosen UI, Ade Armando turut berkomentar terkait pernyataan Habib Rizieq Shihab (HRS) di persidangan yang menyebut namanya, Denny Siregar, hingga Abu Janda.

Nama-nama tersebut disebut HRS dalam sidang dengan agenda pembacaan pledoi atau pembelaan pada kasus swab test di RS Ummi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

HRS mengatakan dirinya pernah meminta kepada Tito Karnavian yang saat itu menjabat Kapolri agar memenjarakan Denny Siregar, Abu Janda hingga Ade Armando.

Pasalnya, kata Rizieq, mereka dianggap telah menistakan agama seperti Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

"Artinya siapa pun yang menista/menodai agama apa pun harus diproses hukum sesuai amanat UU Anti Penodaan Agama yang tertuang dalam Perpres 1/1965 dan KUHP Pasal 156a. Sebagaimana Ahok Si Penista A-Qur'an diproses, maka selain Ahok, seperti Abu Janda, Ade Armando, Denny Siregar, dan semua gerombolan mereka yang sering menodai agama dan menista ulama juga harus diproses hukum, sesuai dengan prinsip equality before the law sebagaimana diamanatkan UUD 1945," kata Rizieq.

Ade Armando pun menyoroti hal tersebut.

"Rizieq sudah sakit mental. Di persidangan, dia malah nyebut2 nama saya, Denny dan Abu. Mungkin efek kebanyakan chat mesum.," tulis Ade Armando lewat akun Tribun-timur.com, Jumat (11/6/2021) pukul 7.07 pagi.

Kasus Chat Mesum

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menetapkan Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus ini pada Mei 2017 lalu.

Selain Rizieq Shihab, Firza Husein juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Halaman
123
Editor: Sakinah Sudin
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved