Breaking News:

Tribun Luwu

Honor Imam Masjid di Luwu Ternyata Tumpang Tindih

Honor Imam Masjid di Kabupaten Luwu Ternyata Tumpang Tindih, Ada yang bersumber dari APBD melalui pemerintah kecamatan dan adapula dari Baznas.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
ist
Pj Sekda Luwu Sulaiman 

TRIBUNLUTRA.COM, BELOPA - Keluhan soal honor imam masjid Rp 100 ribu per bulan sudah dibahas sampai ke tingkat kabupaten.

Pejabat Sekda Luwu, Sulaiman, mengatakan alokasi anggaran insentif imam masjid dan penggiat keagamaan lainnya tumpang tindih.

Ada yang bersumber dari APBD melalui pemerintah kecamatan dan ada pula dari dana desa dan Baznas.

"Itu kita ketahui dari rapat yang dilakukan," kata Sulaiman, Jumat (11/6/2021).

Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Luwu, Arjuno Putra mengatakan pemberian insentif bagi penggiat keagamaan perlu dibenahi.

Karena pemberian insentif ada yang bersumber dari APBD, dititip di kecamatan sebesar Rp 3,6 miliar.

"Tetapi ada juga yang diberikan melalui dana desa maupun Baznas Luwu," katanya.

Senada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Luwu, Bustan mengatakan pemberian insentif memang perlu dibenahi.

"Ada dari kecamatan (APBD) yang mengalokasikan Rp 100 ribu per bulan untuk imam masjid dan guru ngaji. Ada juga yang bersumber dari dana desa dan dana kelurahan yang besarannya mencapai Rp 250 ribu per bulan," katanya.

Ada pula yang bersumber dari Baznas Luwu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved