Breaking News:

Tribun Sulsel

ASN Pindah Masuk ke Pemprov Sulsel Dihentikan Sementara

ASN Pindah Masuk ke Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) Dihentikan Sementara

ist
Kepala BKD Sulsel Imran Jausi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulawesi Selatan (BKD Sulsel), Imran Jausi menjelaskan saat ini Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin pindah masuk ke Pemprov Sulselmsementara dihentikan.

"Betul, itu ada moratoriumnya," kata Imran yang ditemui di kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, alasan ASN pindah itu sebenarnya ada empat.

"Pertama ikut suami, kedua merawat orangtua, ketiga mau tugas belajar, keempat dalam rangka penambahan wawasan," ujarnya.

"Meski ada yang menambahkan menjadi lima, yakni korban pilkada. 5 alasan itu jadi peluang bagi ASN untuk berpindah, dan itu dimungkinkan oleh aturan," tambahnya.

Meski demikian, alasan itu kembali dikunci dengan kemampuan keuangan daerah, kebutuhan daerah dan penyetaraan jabatan.

"Soal kebutuhan daerah harus disesuaikan dengan formasi. Apakah jabatan formasi tersedia. Nah kita sementara menata formasi tersebut, soalnya tak hanya ASN tapi juga non ASN," tuturnya.

Soal kemampuan keuangan, kata dia, sudah jelas. Begitu juga dalam rangka penyetaraan jabatan struktural ke fungsional. 

"Tiga hal ini membuat kita harus lebih berhati-hati, memperhitungkan dulu berapa kebutuhan pegawai kita," jelasnya.

"Nah solusinya adalah moratorium, menghentikan sementara, tapi bukan penghentian terus menerus yah, karena tidak boleh. Undang-undang kepegawaian dimungkinkan kita berpindah, makanya istilahnya sekarang moratorium," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved