Breaking News:

Tribun Jeneponto

Sidang Gugatan Pasar Rakyat Rumbia Jeneponto Dicabut Pengadu, Humas PN; Saya Tidak Tau Alasannya

Sebanyak 19 pedagang di Pasar Rakyat Rumbia digugat di Pengadilan Negeri Jeneponto. 

ist
Sidang saat penggugat mencabut laporannya 

TRIBUN-TIMUR COM JENEPONTO - Sebanyak 19 pedagang di Pasar Rakyat Rumbia digugat di Pengadilan Negeri Jeneponto

Para pedagang digugat oleh Sabiruddin, yang mengaku sebagai ahli waris kepemilikan lahan.

Tanah yang digugat Sabiruddin seluas 80 are sementara versi pedagang atau yang digugat seluas 62 are.

Kuasa Hukum Pedagang, Rais Panrita mengatakan, perkara yang ia tangani sementara bergulir di PN.

Ia menilai, tindakan yang dilakukan penggugat merupakan perbuatan yang dianggap melanggar hukum.

"Iya sementara berjalan di PN Jeneponto, perkara perbuatan melawan hukum (PMH) 19 orang pedagang digugat dalam Pasar Rakyat Rumbia," ujar, Rais Panrita, Kamis (10/6/2021).

Gugatan tersebut diduga terdapat kejanggalan dokumen yang diajukan pengguggat.

Pasalnya surat yang diajukan penggugat tidak disetujui oleh pemerintah setempat pada saat itu.

"Sebab surat keterangan jual beli milik penggugat tidak ditanda tangani oleh kepala Desa Rumbia (Baso Sereang) pada tahun 1971," ungkapnya.

Meski demikian, kuasa hukun tergugat tetap menghargai proses yang sementara berjalan di pengadilan.

Halaman
12
Penulis: Muh Rakib
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved