Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran di Jl Pengayoman

Kondisi Gedung Dillah Grup di Jl Pengayoman Makassar Pasca Kebakaran

Kondisi Gedung Dillah Grup di Jl Pengayoman Makassar Pasca Kebakaran, Rabu (9/6/2021).

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Kondisi gedung perkantoran Dilla Grup yang terbakar di Jl Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (9/6/2021) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pasca kebakaran, polisi memasang garis polisi di pintu masuk gedung Dillah Grup, Jl Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (9/6/2021) siang.

Pantauan di lokasi pukul 17.22 Wita, garis polisi itu tampak terpasang di pintu utama kantor.

Terlihat beberapa perempuan di depan teras lantai dasar gedung.

Begitu juga dengan seorang petugas keamanan (sekurity), terlihat berjaga.

Belum diketahui pasti kapan karyawan di kantor perusahaan yang bergerak di pertambangan itu beraktivitas normal.

"Untuk aktivitas kantor, tunggu instruksi lebih lanjut pimpinan," kata Bagian SDM Dillah Grup, Yusran dikonfirmasi via WhatsApp.Nyala api pertama kali muncul di lantai tujuh saat karyawan hendak memulai aktivitas kantor.

Kronologi awal kejadian itu diungkapkan Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathur Rakhman saat meninjau lokasi kebakaran.

"Jadi aktivitas biasa kantor pada pagi hari, masih pembersihan dari petugas sekuriti ataupun pengamanan. Untuk aktivitas belum berjalan seperti biasa," katanya.

Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathur Rakhman, mengatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran.

"Selanjutnya kita akan berkordinasi dengan tim Inafis untuk melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran," katanya.

Menurutnya, awal kemunculan api berada di lantai lima gedung.

"Menurut informasi awal, api dari lantai lima," ujar Jamal yang juga mantan Wakasatreskrim Polrestabes Makassar.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Hanya saja kata dia untuk kerugian materil masih dalam penghitungan.

"Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian materi belum bisa di taksirkan," tuturnya.

Lokasi kini telah dipasangi garis polisi untuk memudahkan proses penyelidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin mengatakan, kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.

Hal itu diungkapkan Hasanuddin usai memimpin langsung proses pemadaman di lokasi.

"Saya kira pemadaman ini outflor akibat dari arus pendek. Berawal dari outfloor AC (Air Conditioner) ada letupan di situ, bahkan pada saat pemadaman (masih) ada letupan di situ," katanya.

Tidak ada kendala berarti yang didapati petugasnya saat melakukan proses pemadaman.

"Saya kira tidak ada kesulitan atau kendala saat pemadaman. Hanya saja, membutuhkan waktu yang lama saat proses pemadaman dan pendinginannya," tuturnya.

Terdapat 22 unit armada yang dikerahkan dalam proses pemadaman kebakaran di lantai tujuh gedung.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran di gedung perkantoran terbakar di Jl Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (9/6/2021) siang.

Nyala api terlihat di bagian atap gedung yang berdempetan dengan swalayan.

Sejumlah armada Damkar Kota Makassar yang tiba di lokasi langsung memedamkan nyala api itu.

Meski demikian, kepulan asap masih keluar dari dalam gedung.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved