Breaking News:

Tribun Luwu

BPKD Luwu: Honor Imam Masjid Dipermasalahkan BPK

Honor imam masjid Rp 100 ribu per bulan sedang ramai diperbincangkan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Ist
Masjid Agung Luwu di Belopa 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Honor imam masjid Rp 100 ribu per bulan sedang ramai diperbincangkan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Itu setelah pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) dan Persatuan Mubaligh Islam (Persamil) mendatangi DPRD Luwu Senin (7/6/2021).

Mereka mengadu ke legislator terkait rendahnya honor imam masjid.

Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Luwu, Arjuno Putra mengatakan, Pemkab Luwu sebenarnya mengalokasikan anggaran cukup besar untuk imam masjid, guru mengaji, dan bilal.

Setiap tahun anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 3,6 miliar dan di plot ke kecamatan.

Hanya saja kata Arjuno, alokasi anggaran insentif ini terkadang dipermasalahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan kerap menjadikannya temuan.

"Mereka (BPK) meminta alokasi anggaran ini harus dalam bentuk hibah dan tidak bisa terus menerus diberikan," kata Arjuno, Rabu (9/6/2021).

Ketua IPIM Luwu, Ismail Ibrahim mengatakan, pihaknya mendatangi DPRD Luwu karena mendapat desakan dari para imam masjid agar insentif mereka dinaikkan.

"Saya didatangi sejumlah imam masjid, mereka sangat mengharapkan insentif Rp 100 ribu per bulan yang kami terima lewat transfer dapat dinaikkan," katanya.

Apalagi lanjut Ismail, tanggungjawab seorang imam masjid cukup besar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved