Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

EURO 2020

Lebih Siap Dibanding Piala Dunia 2018, Kapten Inggris Bicara Peluang Juara EURO 2020

Jose Mourinho sebelumnya menyebut timnas Inggris merupakan favorit juara Piala Eropa lantaran bermain di kandang sendiri.

Tayang:
Editor: Fahrizal Syam
TWITTER.COM/CHAMPIONSLEAGUE
Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, merayakan gol ke gawang Olympiacos dalam laga Liga Champions pada Selasa (26/11/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Striker sekaligus kapten timnas Inggris, Harry Kane, optimis mampu membawa negaranya menjuarai EURO 2020 (EURO 2021).

Optimisme Harry Kane ini mendukung pernyataan pelatih asal Portugal, Jose Mourinho yang menyebut The Three Lions berpeluang keluar sebagai kampiun Piala Eropa tahun ini.

Jose Mourinho sebelumnya menyebut timnas Inggris merupakan favorit juara Piala Eropa lantaran bermain di kandang sendiri.

Pada EURO 2020, Inggris memang menjadi satu dari beberapa negara sebagai tuan rumah.

Inggris akan memainkan semua pertandingan babak grup mereka di Stadion Wembley, London, Inggris.

The Three Lions juga berpotensi memainkan pertandingan babak 16 besar EURO 2020 andai lolos ke fase itu dengan status juara Grup D.

Baca juga: Pelatih Portugal Ancam Cadangkan Cristiano Ronaldo di EURO 2020 Jika Tak Ikuti Instruksinya

Baca juga: Lengkap Jadwal Tayang Siaran Langsung Euro 2020 Live Streaming di Mola TV, RCTI, dan MNCTV

Hanya babak perempat final yang tidak akan dimainkan timnas Inggris di kandang jika mereka lolos.

Mengingat empat pertandingan fase itu akan digelar di Rusia, Jerman, Azerbaijan, dan Italia.

Sementara semifinal dan final mungkin saja dimainkan timnas Inggris di Stadion Wembley andai mereka juga bisa melangkah sampai ke tahap tersebut.

"Fase grup dimainkan di rumah. Semifinal dan final digelar di kandang sendiri," kata Mourinho seperti dikutip BolaSport.com dari Daily Mail.

Menurut Mourinho, kondisi EURO 2020 sama dengan 1996 saat mereka menjadi tuan rumah piala dunia.

"Keberhasilan itu harus diraih sekarang karena itu sama seperti tahun 1966 (Inggris menjadi tuan rumah Piala Dunia 1966)."

"Itu tidak terjadi di EURO 1996 karena mereka harus melewati babak adu penalti (di semifinal), yang merupakan sesuatu yang sangat tidak terduga."

"Maka dari itu, mereka harus memaksakan segalanya kali ini," tutur Mourinho menambahkan.

Harry Kane pun sepertinya sependapat dengan perkataan mantan pelatihnya di Tottenham Hotspur itu.

Namun, Harry Kane tidak mengungkapkan hal tersebut secara terang-terangan.

Baca juga: Tak Hanya Ronaldo, Portugal Andalkan Pedro Goncalves dan Bernardo Silva Teror Lawan di EURO 2020

Baca juga: Tak Jagokan Negaranya, Wayne Rooney Justru Favoritkan Prancis Juara EURO 2020

Harry Kane lebih memilih untuk membicarakan bagaimana peluang juara timnas Inggris di Piala Eropa tahun ini.

Menurut Kane, peluang timnas Inggris untuk memenangi kompetisi akbar antarnegara kali ini lebih besar daripada pada kesempatan yang mereka ikuti sebelumnya, Piala Dunia 2018.

Pemain-pemain timnas Inggris yang sudah jauh lebih berpengalaman membuat Kane yakin akan hal tersebut.

"Mungkin kami sudah jauh lebih baik," ucap Kane seperti dilansir BolaSport.com dari The Guardian.

"Saat pergi ke Piala Dunia 2018, kami mungkin tidak yakin di mana kami berada sebagai sebuah tim, tetapi Inggris tampil sangat baik dan melangkah ke kesempatan itu."

"Saya merasa sekarang kami memiliki lebih banyak pengalaman. Pemain di pertandingan terbesar untuk klub mereka dan jelas pemain yang pernah bermain di Piala Dunia juga memiliki pengalaman itu."

"Saya merasa kami benar-benar sudah lebih baik meski di sisi lain masih banyak kerja keras yang harus dilakukan."

"Pasalnya, kami tidak bisa masuk ke sebuah turnamen dan memenanginya begitu saja."

"Kami belum memenangi turnamen sebagai sebuah negara untuk waktu yang lama, jadi perlu ada banyak mentalitas yang baik di sepanjang jalan karena ini adalah perjalanan yang panjang dan sulit untuk mencapai tahap selanjutnya dari turnamen besar," ujar Kane menambahkan.

Daftar skuad timnas Inggris di EURO 2020

Kiper: Dean Henderson (Manchester United), Sam Johnstone (West Bromwich Albion), Jordan Pickford (Everton)

Bek: Ben Chilwell (Chelsea), Conor Coady (Wolves), Reece James (Chelsea), Harry Maguire (Manchester United), Tyrone Mings (Aston Villa), Luke Shaw (Manchester United), John Stones (Manchester City), Kieran Trippier (Atlético), Kyle Walker (Manchester City)

Gelandang: Jude Bellingham (Dortmund), Phil Foden (Manchester City), Jack Grealish (Aston Villa), Jordan Henderson (Liverpool), Mason Mount (Chelsea), Kalvin Phillips (Leeds United), Declan Rice (West Ham), Bukayo Saka (Arsenal), Jadon Sancho (Dortmund)

Striker: Dominic Calvert-Lewin (Everton), Harry Kane (Tottenham), Marcus Rashford (Manchester United), Raheem Sterling (Manchester City)

Ronaldo Terancam Jadi Cadangan

Cristiano Ronaldo mendapat peringatan dari pelatih Portugal, Fernando Santos jelang EURO 2020 (EURO 2021) yang akan bergulir tiga hari lagi.

Fernando Santos meminta Cristiano Ronaldo harus memahami aturan di timnya.

Jika tidak, Fernando Santos mengaku tak segan akan mencadangkan sang mega bintang itu.

"Jika Ronaldo tidak bermain dengan bagus dan tidak memberikan apa yang tim inginkan, maka dia jelas akan menjadi pemain pengganti dan dia harus memahami itu," kata Fernando Santos dilansir dari BolaSport.com.

Fernando Santos mencontohkan, Ronaldo yang berposisi sebagai striker, diminta ikut membantu pertahanan timnya saat diserang lawan.

Sebab menurutnya, sebuah tim tidak hanya bertumpu pada satu atau dua pemain saja, namun semua pemain.

"Sekarang, ketika Anda memiliki salah satu pemain terbaik di dunia, dan ini bukan hanya Portugal, Didier Deschamps (pelatih Prancis) juga akan memberi tahu Anda hal sama, Anda akan membangun tim berdasarkan satu atau dua pemain yang menurut Anda paling berpengaruh."

"Dalam bertahan, Ronaldo tidak memberikan banyak hal untuk tim. Kami juga tidak menginginkan itu dari Ronaldo. Tim mengetahui hal ini dan harus menyesuaikannya,” kata Fernando Santos.

Cristiano Ronaldo memang kerap dikritik saat bermain, baik bagi klub maupun negaranya.

Baca juga: 5 Pemain Muda Potensi Gemilang di Piala Euro 2020: Saka Bersinar di Lini Inggris

Baca juga: Jadwal Lengkap Pertandingan, Daftar Peserta dan Pembagian Grup Euro 2020

Cristiano Ronaldo dan Timnas Portugal (Cristiano Ronaldo)
Pasalnya, meskipun sangat tajam dalam urusan mencetak gol, namun striker Juventus ini dinilai malas ikut membantu timnya dalam bertahan.

Cristiano Ronaldo sendiri pada EURO 2020 masih dipercaya menjadi kapten timnas Portugal.

Sejauh ini, Ronaldo juga berperan besar terhadap keberhasilan Portugal pada Kualifikasi EURO 2020.

Menempati Grup B, Portugal mampu meraih lima kemenangan, dua hasil imbang, dan cuma satu kali kalah di sepanjang Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Dari delapan pertandingan di Grup B tersebut, Cristiano Ronaldo selalu dimainkan oleh Fernando Santos.

Santos bahkan menurunkan Ronaldo lima kali selama 90 menit.

Kepercayaan Santos dibayar Ronaldo dengan koleksi gol yang fantastis.

Cristiano Ronaldo menjadi top scorer timnas Portugal di Kualifikasi EURO 2020 dengan 11 gol.

Ketajaman Ronaldo di lini serang Portugal berbanding 180 derajat dengan empat penyerang lain yang dibawa Santos ke EURO 2020.

Empat striker lain tersebut adalah Joao Felix, Andre Silva, Rafa Silva, dan Diogo Jota.

Mereka sama-sama tak mampu menyumbangkan gol untuk Portugal di Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Meski Cristiano Ronaldo sangat produktif, Fernando Santos menilai ujung tombak timnya itu tetap harus mengikuti arahan apabila tak mau digeser ke bangku cadangan.

Sementara pada EURO 2016, Portugal sukses menjadi juara setelah menumbangkan anak-anak asuh Didier Deschamps dalam partai final di Stade de France dengan skor 1-0.

Di sisi lain, Fernando Santos menyadari ada sejumlah pemain Portugal yang memiliki karakter bermain seperti Cristiano Ronaldo.

Santos pun tak heran apabila pemain-pemain spesial tersebut membuat pelatih mesti menyelaraskan gaya bermain tim.

"Beberapa pemain yang ada di sini sedikit mirip dengan Cristiano Ronaldo di klub mereka masing-masing," ujar Fernando Santos.

"Oleh karena itu, pelatih tim-tim tersebut juga mengatur pola dan cara bermain yang sesuai dengan sang pemain," tutur Santos menambahkan.

Di EURO 2020, Cristiano Ronaldo dkk akan menempati Grup F yang disebut sebagai kelompok neraka karena ada timnas Prancis, timnas Jerman, dan timnas Hungaria.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul https://www.bolasport.com/read/312731143/berita-euro-2020-harry-kane-bicarakan-peluang-juara-timnas-inggris

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved