Breaking News:

None YL Prihatin Kasus Korupsi Landa Sulsel, Penyidik KPK Kaji Keterangan Salman Soal Bansos Covid

Kasus rasuah ini pun dibahas dalam sebuah doialog bertema Korupsi Dana Bansos Covid-19, bagaimana sikap kita.

Editor: Saldy Irawan
Hasim Arfah
Irman YL di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (4/9/2017). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus korupsi yang belakangan ramai diperbincangkan mendapat perhatian Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UMI.

Kasus rasuah ini pun dibahas dalam sebuah doialog bertema Korupsi Dana Bansos Covid-19, bagaimana sikap kita. Ini berlangsung di Four Point By Sheraton Jl Andi Djemma Kota Makassar, Senin (7/5).

Pemateri dalam dialog ini, di antaranya Penyidik KPK Andre D Nainggolan, Ketua PB PGRI Irman Yasin Limpo, Koordinator Fokal NGO Sulsel Djusma AR, Ketua Umum Badko

HMI Sulselbar Lanyalla Soewarnao, dan unsur JurnalisAgus Dwi Prasetyo.

Dalam paparannya, Irman Yasin Limpo mengatakan fenomena kasus korupsi selalu saja terulang setiap tahun membuat energi masyarakat habis.

None berkelakar, korupsi bagaikan seperti virus Corona. Meski telah divaksin selalu saja muncul kembali.

Hal itu disampaikan None dalam diskusi dialog publik bertema

"Kenapa selalu bermasalah, setiap tahun kita disuguhi kasus energi habis. Sangat disayang kalau tiap tahun muncul," katanya.

"Tapi kalau tiap tahun terjadi, ini seperti Corona. Divaksin KPK, enam bulan kemudian muncul lagi. Ini tidak sehat. Harusnya jadi pengingat pemerintahan," sambungnya.

None juga menyayangkan adanya fenomena korupsi bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved