Kenapa KKB Papua Sangat Berani Lawan TNI-Polri? Ternyata Ini Dia 5 Jenis Senjata yang Digunakan

Jika sampai pelurunnya menghantam tubuh penjahat dalam jarak hanya puluhan meter, besar kemungkinan dipastikan menghembuskan nafas terakhir

Editor: Waode Nurmin
istimewa/tribun-medan.com
KKB di Papua miliki 5 jenis senjata tempur. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sedikit dari banyak orang yang tahu soal konflk KKB vs TNI Polri di Papua, masih bertanya-tanya kenapa Kelompok Kriminal Bersenjata tersebut sangat berani menantang negara kita?.

Mereka tak segan membunuh warga bahkan anggota TNI ataupun Polri.

Sudah banyak para penjaga keutuhan negara kita tewas di tangan KKB.

Terbaru kelompok teroris KKB Papua justru menantang TNI dan Polri berperang di wilayah yang mereka tentukan.

Padahal meski rencana Pasukan Setan diturunkan, nyatanya mereka juga tidak gentar.

Ternyata mereka berani lantaran memiliki modal persenjataan yang tak bisa diremehkan.

Setidaknya KKB Papua menyiapkan 5 jenis senjata untuk perang dengan TNI/Polri, salah satunya ada senapan Steyr AUG buatan Austria.

Anggota KKB Papua.
Anggota KKB Papua. (Facebook/TPNPB)

Ada jenis 5 senjata api milik KKB Papua yang diduga didapatkan baik dari cara merampas maupun membeli secara ilegal di perdagangan gelap.

1. Senapan serbu AK-47 dan AK-74

Sudah dinyatakan pihak kepolisian jika ada seorang anggota KKB yang melarikan diri membawa AK-47.

Untuk diketahui, ada berbagai varian seperti AK-74 pernah terlihat digunakan kelompok bersenjata Papua.

Senjata bermagasin melengkung khas rancangan Kalashnikov buatan Uni Soviet itu sepertinya menjadi senapan wajib dalam setiap konflik bersenjata mulai dari Afrika, Eropa, Timur Tengah, hingga Asia Tenggara.

Dalam penggunaannya, AK-47 dikenal bandel dan mudah dirawat, selain tidak masalah jika terendam air atau masuk lumpur. Memiliki Daya serangnya juga besar dengan kaliber 7.62 mm.

Sayangnya, akurasinya masih di bawah senapan M-16, terutama untuk target lebih dari 400 meter.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved