Breaking News:

Tribun Bulukumba

Keluhkan Gabah Belum Dibayar, Petani Bulukumba Curhat ke Askar HL

Gabah petani Bulukumba yang mereka jual pada musim panen lalu, hingga kini belum di bayar pedagang.

Dok Pribadi
Ketua PPP Bulukumba, Askar HL. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Serapan beras petani di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak terserap dengan maksimal.

Hal tersebut membuat para petani menjerit, pasalnya gabah yang mereka jual pada musim panen lalu, hingga kini belum di bayar pedagang.

Sementara saat ini, sudah kembali memasuki musim tanam.

Salah satunya disampaikan oleh Abdul Hafid, petani di Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Gabah yang ia jual dengan perjanjian cash dengan para pedagang hingga kini belum dibayarkan.

"Iye belum di bayar, alasannya karena pedagang juga belum laku berasnya. Beras tidak tahu mau dijual kemana," kata Hafid, Senin (7/6/2021).

Kondisi tersebut dirasakan hampir seluruh petani di Gantarang.

Ketua PPP Bulukumba H Askar HL, juga menjadi tempat mengeluhnya beberapa pedagang dan petani.

H Askar mengaku banyak yang datang kepadanya untuk mencari solusi.

Pasalnya, sebelumnya, H Askar yang juga merupakan salah satu pengusaha hasil bumi kerap memberikan solusi kepada pengusaha.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved