Breaking News:

Tribun Bulukumba

Gudang Bulog Penuh, Penyerapan Beras Petani di Bulukumba Terhenti

Gudang penyimpanan Perum Bulog di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah penuh.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Ilustrasi Beras Bulog 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Gudang penyimpanan Perum Bulog di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah penuh.

Itu membuat penyerapan beras maupun gabah petani di kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi itu, terhenti.

Itu disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan dan Operasional Perum Bulog Cabang Bulukumba, Rajamuddin, Senin (7/6/2021).

"Iya gudang penuh sejak bulan lalu, jadi kami sudah tidak lagi menyerap gabah maupun beras milik petani," beber Rajamuddin.

Ia kemudian menguraikan, bahwa ada dua gudang milik Perum Bulog di Kabupaten Bulukumba.

Kedua gudang itu berada di Kecamatan Gantarang.

Satu berada di Kalimassang, Kelurahan Mariorennu, dan satunya lagi di Desa Palambarae.

Untuk kuota di dua kompleks gudang tersebut, yakni 8.000 ton di Kelurahan Mariorennu dan 4.500 ton di Desa Palambarae.

Rendahnya penyaluran beras, membuat gudang cepat penuh, apalagi produksi beras petani meningkat tahun ini.

Apalagi sejak 2018 lalu, setelah bansos dan rastra dialihkan ke BPNT, sumber beras tak diambil dari Perum Bulog.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved