Breaking News:

Siasati Umrah Stop Al Jaziyah Makassar Diversifikasi Usaha, Wisata Domestik, Laundry, Haji Plus

Seperti membuka wisata di luar umrah bahkan domestik, hingga merambah bisnis lain seperti kuliner, keuangan, dan laundry.

Dok Pribadi Nurhayat
CEO Al Jasiyah Travel, Nurhayat. 

Makassar, Tribun - Sampai dengan saat ini, bisnis travel umrah di Indonesia termasuk Makassar masih terpukul, imbas pandemi covid-19.

Ditambah dengan adanya pembatalan keberangkatan jemaah haji yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 3 Juni 2021, biro penyelenggara ibadah haji dan umrah kini pusing tujuh keliling.

Menghadapi hal ini, diversivikasi usaha pun dilakukan.

Travel melakukan perluasan jenis usaha atau tujuan wisata.

Seperti membuka wisata di luar umrah bahkan domestik, hingga merambah bisnis lain seperti kuliner, keuangan, dan laundry.

 Hal Ini dilakukan biro travel umrah Al Jasiyah Makassar.

“Usaha kami perluas ke usaha kuliner dan laundry. Kami juga sementara juga persiapan bisnis baru lainnya,” ujar CEO Al Jasiyah Travel, Nurhayat.

Untuk tujuan wisata, Al Jasiyah menyasar pasar liburan domestik, masih di dalam Indonesia. Rute yang paling banyak dijual adalah Bali dan Labuan Bajo.

“Wisata internasional ke Turki juga masih menarik. Kami juga terus menjual haji khusus yang berangkatnya enam tahun ke depan. Intinya kita tidak meninggalkan core bisnis yang sedang lesu,” ujarnya.

 Sementara  KETUA Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Firman M. Nur mengatakan banyak biro yang saat ini beralih bisnis, karena sulitnya pemasukan.

Karena itulah Alfa mengharap pemerintah bisa mengucurkan insentif bagi biro penyelenggara haji dan umrah.

Dari sisi administrasi, misalnya, pemerintah diminta memberikan keringanan perpanjangan izin, sertifikasi dan akreditasi.

Termasuk yang terkait dengan biaya-biayanya, seperti nilai bank garansi yang harus disetorkan oleh biro penyelenggara haji dan umrah.

Insentif lain yang juga dibutuhkan ialah pemberian pinjaman lunak, termasuk stimulus dari perbankan. 

Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved