Breaking News:

Tribun Bone

Prevalensi Angka Stunting Bone Terus Menurun, Diperkirakan Tahun Ini Turun hingga 6 Persen

Prevalensi Angka Stunting Bone Terus Menurun, Diperkirakan Tahun Ini Turun hingga 6 Persen

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Sekretaris Dinas Kesehatan Bone, Yusuf 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Pemerintah Daerah (Pemda) Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berupaya menekan stunting.

Berbagai upaya pun dilakukan untuk menekan angka stunting di Bumi Arung Palakka.

Hasilnya pun mulai terasa. Angka prevalensi stunting di Bone dari tahun ke tahun terus menurun.

Sekretaris Dinas Kesehatan Bone, Yusuf menyebut di tahun 2019, prevalensi stunting di Bone mencapai 40 persen. Kemudian di tahun 2020 turun menjadi 33 persen.

"Alhamdulillah, apa yang dilakukan selama ini membuahkan hasil. Angka pravelensi  stunting bisa ditekan," katanya Minggu (6/6/2021).

Di tahun 2021, kata dia, belum ada rilis resmi terkait gizi. Namun, diperkirakan berdasarkan elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) angkanya akan turun 4 persen hingga 6 persen.

"Cuma ini belum bisa dijadikan pegangan kalau e-PPGBM. Nanti ada survei gizi juga akan dilakukan.
Kalau dari segi penurunan ya menurun," ujarnya.

Dia membeberkan, di awal 2019 saat bumingnya stunting banyak kepala desa marah karena desanya dianggap sebagai locus stunting.

Di balik itu, ternyata banyak hikmah dipetik. Semua pihak, terpadu menyelesaikan masalah stunting dengan intervensi gizi sensitifnya.

Yusuf menjelaskan, stunting merupakan gagal tumbuh disebabkan kelainan gizi yang berlangsung lama.

Halaman
12
Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved