Breaking News:

Kisah Pejuang

Kisah Emmy Saelan, Perempuan Cantik yang Memilih Gugur dengan Jalan Terhormat

Kisah heroiknya bermula ketika 5 April 1946, Gubernur Sulawesi, Sam Ratulangi dan para pembantunya, ditangkap oleh Belanda.

Editor: Muh. Irham
google.com
Emmy Saelan 

TRIBUNTIMUR.COM - Salah satu pahlawan asal Sulawesi Selatan yang kesohor adalah, Emmy Saelan.

Kisah heroiknya bermula ketika 5 April 1946, Gubernur Sulawesi, Sam Ratulangi dan para pembantunya, ditangkap oleh Belanda.

Sebulan kemudian, Sam Ratulangi diasingkan ke Serui, Irian Barat.

Sam Ratulangi adalah pejabat Gubernur yang ditunjuk Bung Karno untuk Provinsi Sulawesi. Namun, selama ia ditunjuk sebagai pejabat gubernur, ia tak kunjung membentuk pemerintahan di Sulawesi.

Meski begitu, berita penangkapan Ratulangi mendapat protes. Salah satunya adalah perawat-perawat putri di Rumah Sakit Katolik ‘Stella Maris’.

Mereka melakukan pemogokan umum untuk memprotes penangkapan tersebut. Salah satu tokoh penggerak aksi pemogokan ini adalah Emmy Saelan.

Meskipun statusnya adalah seorang perawat dan kepala bagian palang merah, tetapi ia juga ikut memanggul senjata dan bertempur di garis depan.

Emmy dilahirkan di Makassar, pada 15 oktober 1924, sebagai putri sulung dari tujuh bersaudara. Ayahnya, Amin Saelan, adalah tokoh pergerakan taman siswa di Makassar dan sekaligus penasehat organisasi pemuda.

Salah seorang adiknya yang laki-laki, Maulwi Saelan, adalah tokoh pejuang dan pernah menjadi pengawal setia Bung Karno.

Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia sampai juga di telinga rakyat di Sulawesi. Lalu, pada 19 Agustus 1945, Pemerintah pusat telah menunjuk Dr. Sam Ratulangi sebagai Gubernur Provinsi Sulawesi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved