Breaking News:

Tribun Sulsel

Kabid Humas Polda Sulsel Tanggapi Rencana Praperadilan Penangkapan Terduga Teroris

Rencana Praperadilan itu terkait penetapan dua tersangka terduga teroris Mulyadi dan Muslimin.

TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kabid Humas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Kombes Pol E Zulpan, menanggapi rencana Praperadilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muslim Makassar.

Rencana Praperadilan itu terkait penetapan dua tersangka terduga teroris Mulyadi dan Muslimin.

Pasalnya, LBH Muslim Makassar menganggap penetapan kedua terduga sebagai tersangka kasus Bom Gereja Katedral Makassar, dinilai ganjal.

"Kalau mau pra peradilan silahkan saja. Tapi saya harap LBH Muslim untuk cermat lagi, soal terkait surat perintah penahanan itu sudah dikirim ke 56 tersangka setelah 21 hari pemeriksaan. Itu dikirimnya ke alamat masing-masing sesuai KTP," kata Kombes Pol E Zulpan dikonfirmasi, Minggu (6/6/2021) sore.

"Pertanyaannya kemudian, apakah keluarga dari dua tersangka (Muslimin dan Wahyudin) itu masih menempati rumah yang sesuai KTP tersebut," sambungnya.

Terkait soal adanya dugaan pemukulan terhadap tersangka teroris yang juga dinilai ganjil oleh LBH Muslim Makassar, Zulpan juga menanggapi.

"Soal pemukulan, tim Densus itu tidak perlu melakukan pemukulan untuk membuat tersangka mengaku. Karena pola penyelidikan densus bukan seperti itu," ujarnya.

"Melainkan menggunakan pola saintivic investigation, yang walau tanpa pengakuan tersangka itu dapat dibuktikan dengan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka," bebernya.

Dari saintivic investigation itu, kata dia, Tim Densus 88 dapat menetapkan tersangka dari bukti percakapan dan dokumentasi.

"Jadi bukti yang ditemukan dari pola saintivic itu, seperti dokumentasi pada foto, pertemuan mereka, chat percakapannya antara pelaku satu dan lainnya dan lain-lain. Jadi tidak perlu dilakukan pemukulan untuk mengaku," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved