Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Warga Madani Wotu Krisis Air, Direktur PDAM Luwu Timur: Ada Kebocoran Jaringan

Warga Desa Madani, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluhkan krisis air bersih.

PDAM Luwu Timur
Petugas PDAM Luwu Timur memasang sambungan pipa air minum di Desa Ussu, Kecamatan Malili. 

TRIBUNLUTIM.COM, WOTU - Warga Desa Madani, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluhkan krisis air bersih.

Warga di daerah ini tidak mendapat pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Luwu Timur.

Direktur PDAM Luwu Timur, Syaiful mengatakan wilayah Desa Madani Wotu termasuk wilayah terjauh dari pendistribusian air.

Pendistribusian air bersih sempat bagus saat beroperasinya jaringan baru khusus Wotu di wilayah ini.

Hanya saja, terjadi kebocoran jaringan yang menjadi penyebab warga Madani kesulitan memperoleh air bersih.

Jaringan baru ini belum difungsikan sampai sekarang karena masih rusak. "Sejak ada kebocoran jaringan baru yang masih masa pemeliharaan rekanan PUPR, belum difungsikan," kata Syaiful kepada TribunLutim.com, Sabtu (5/6/2021).

Diberitakan sebelumnya, Warga Madani, Arsyah meminta pemerintah dan pihak terkait agar segera memberikan solusi perihal krisis air bersih ini.

Arsyah juga menumpahkan keluhannya di media sosial facebook.

"Buat para aparat Pemerintah Luwu Timur Tlong lah jgn biarkan kami menderita Karena Air Bersih...

Para Wakil Rakyat Dimana Kalian Pda Saat Kami mengalami ksulitan Jgn Cma Dtang pda saat klian btuh suara gliran kmi mnderita klian menghilang

BAPAK BUPATI LUWU TIMUR (bpk BUDIMAN) Tlong kmi msyarakat mu yg ada di desa MADANI kmi dsni Ksulitan Air Bersih.

Siapaun yg baca tlong di smpaikan kpda pihak trkait kmi hanya bsa mmpost dsni agar qranya di smpaikn kpda pihak trkait," tulis Arsyah, Rabu (2/6/2021).

Sebelumnya, Arsyah juga menulis tiga desa di Kecamatan Wotu darurat air bersih yaitu Desa Tarengge Timur, Maramba dan Madani.

Padahal kata dia pipa induk yang masuk dari Kecamatan Wotu ke Maramba sudah selesai pengerjaannya.

Arsyah sangat berharap krisis air bersih yang dikeluhkan ini bisa segera diselesaikan. (*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved