Breaking News:

Recover Center Siap Dibangun di 11 Kelurahan di Panakkukang, Camat: Semua untuk Rakyat!

Menurut Camat Panakkukang, Recover center ini memiliki fasilitas kesehatan

Humas Pemkot (handover)
Para Lurah se Kecamatan Panakkkang melakukan rakor Covid 19 membahas Recover Center, Sabtu (5/6/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar saat ini sedang getol melakukan penanggulangan wabah covid - 19 di Makassar.

Salah satunya dengan menghadirkan  Recover Center, di seluruh kecamatan yang ada di Kota Makassar.

Menurut Camat Panakkukang, Recover center ini memiliki fasilitas kesehatan, khusus berkaitan dengan covid 19, seperti Masker, dan Alat Pelindung Diri (APD), sesuai standar WHO (Asosiasi Kesehatan Dunia).

Tak hanya itu, SDM yang bertugas didalam Recover Center telah dilatih melakukan tracing (penelusuran kontka erat, dan treatment (perawatan bagi yang terpapar).

"Sudah lengkap, di dalam Recover Center telah diadakan sarana hingga SDM," katanya, Sabtu (5/6/2021).

"Pak Wali juga menggandeng pihak IDI untuk menyukseskan program ini, intinya semua untuk rakyat" Thahir menambahkan.

Thahir mengungkapkan, khusus di Panakkukang pihaknya akan mengadakan Recover Center sebanyak 11 unit. 

Hal ini kata dia, seiring dengan jumlah kelurahan di Kecamatan Panakkukang.

"Insya Allah semoga sukses dan berjalan lancar. Saat ini untuk kesiapan lahan sudah siap dan kini sedang proses pengadaan," katanya.

Sekedar diketahui, untuk penanggulangan wabah covid di Makassar, Pemkot tak tanggung- tanggung menggelontorkan dana fantastis.

Wali Kota Makassar Danny Pomanto siap mengalokasikan anggaran kelurahan Rp77,7 Miliar untuk Relawan Makassar Recover

Dana tersebut fokus untuk kebutuhan konsumsi para relawan yang direktrut pemerintah selama 100 hari bekerja.

"Jadi mulai dari makan minum relawan yang jumlahnya itu ada sebanyak 15.306 orang selama 100 hari, kemudian untuk pembangunan posko," kata Plt Kepala BKAD Makassar, Helmy Budiman, 

Menurut dia, sebagian besar anggaran tersebut diambil dari program fisik kelurahan seperti program paving blok jalan hingga pembangunan drainase kelurahan yang sebelumnya dilaporkan tidak berjalan optimal.

Helmy mengatakan, realokasi anggaran ini sesuai dengan instruksi Peraturan Menkeu No 17 Tahun 2021. Ada pedoman pusat yang bertujuan untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19.(*)

Editor: Saldy Irawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved